Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo pada saat memberikan keterangan pers di halaman Parkir depan Auditorium Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan
JAKARTA, Jurnas.com - Kementerian Pertanian (Kementan) memborong 1 juta butir telur atau setara 62,5 ton dari peternak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan harga Rp 19.000.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Nasrullah mengatakan, langkah penyerapan ini sebagai upaya pemerintah membantu penyerapan telur di tingkat peternak sekaligus upaya peningkatan konsumsi protein hewani.
Hasil penyerapan dari perternak UMKM dari Provinsi Lampung, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tersebut dibagikan secara gratis kepada aparatur sipil Kementan, yayasan, dan panti asuhan.
"Hari ini, ada 30 ton telur ayam ras untuk selanjutnya dibagikan kepada seluruh karyawan sebagai bentuk upaya perbaikan gizi," kata Nasrullah, Jakarta, Senin (1/11).
Sebagai upaya untuk mengakselerasi penyerapan telur peternak UMKM di sentra-sentra produksi, Kementan melalui Ditjen PKH juga melakukan kerja sama dengan PT Biogene Plantation
"Hari ini kita juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Biogene Plantation, yang memiliki komitmen dalam menyerap telur secara langsung dari peternak UMKM di sentra-sentara produksi," kata Nasrullah.
Nasrullah menyampaikan, Kementan akan terus menyerap telur dari peternak rakyat hingga harga membaik. "Hal yang terpenting, kita dapat berupaya mengurangi efek fluktuasi harga yang menekan harga telur dan merugikan peternak," jelas Nasrullah.
Kementan Tangani Penyakit Antraks di Gunungkidul
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Telur Ayam Ditjen PKH Peternak UMKM




























