Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Twitter )
Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengkritik rekannya dari Australia, Scott Morrison yang menyatakan bersedia memindahkan kedutaan negaranya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Demikian kata Mohamad pada konferensi pers yang berlangsung setelah pertemuannya dengan Morrison di sela-sela KTT ASEAN di Singapura, Jumat (16/11).
Mohamad mengatakan mendiskusikan niat Morrison untuk memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, dan pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Lima Makanan yang Bisa Memulihkan Penderita TBC
Perdana Menteri Malaysia menegaskan bahwa pemindahan kedutaan Australia ke Jerusalem sama saja dengan mengakui praktik teroris Israel.
"Saya menunjukkan bahwa dalam menangani terorisme seseorang harus tahu penyebabnya. Menambah penyebab terorisme tidak akan membantu," katanya, dilansir Memo.
22 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Tel Aviv Yerusalem Australia Malaysia























