Rabu, 21/11/2018 13:19 WIB

Novanto Ancam Eni Saragih Soal Kasus PLTU Riau

Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melayangkan ancaman kepada mantan Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1.

Tersangka Suap PLTU Riau, Eni Maulani Saragih

Jakarta - Mantan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto melayangkan ancaman kepada mantan Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1.

Eni mengaku, sudah beberapa kali disambangi Novanto ketika berada di Rutan Gedung Merah Putih KPK, Kav-4, Jakarta Selatan.

"Tadi saya sudah menyampaikan kepada penyidik, penyidik menanyakan kepada saya, mengkonfirmasi kepada saya atas kedatangan Pak Novanto menemui saya," kata Eni, usai diperiksa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (7/9).

Sayangnya, Eni enggan mengungkap lebih jauh terkait ancaman yang disampaikan mantan Ketua DPR itu kepadanya. Yang pasti, Eni telah menyampaikan kepada penyidik KPK soal pesan Novanto.

"Intinya memang apa yang disampaikan oleh Pak Novanto membuat saya kurang nyaman," terangnya.

Informasi dihimpun, Novanto ternyata sempat dititipkan di Rutan Gedung Merah Putih KPK. Saat itu, Novanto dipindahkan saat dihadirkan sebagai saksi untuk kasus dugaan suap PLTU Riau-I beberapa waktu lalu.

Di dalam Rutan, terpidana kasus dugaan korupsi KTP-el itu disebut mengancam Eni agar tidak membeberkan keterlibatannya di suap PLTU Riau-I. Bahkan, Novanto juga mengarahkan Eni untuk memberikan kesaksian palsu.

"Saya sudah jelaskan apa yang disampaikan Pak Novanto, ada lima hal kepada penyidik," kata politikus Partai Golkar itu.

Eni Saragih belakangan memang kerap mengungkap hal-hal baru terkait kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-I. Salah satunya, soal perintah dari partai khususnya para elite Golkar agar mengawal proyek PLTU Riau-I.

Kemudian, Eni juga mengungkap lebih detail kucuran dana suap PLTURiau-I yang diterimanya dari bos Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK). Eni menyebut dana suap itu mengalir ke acara Munaslub Partai Golkar, yang mengukuhkan Airlanggasebagai Ketua Umum Golkar.

Tak hanya itu, Eni pun mengungkap adanya sejumlah pertemuan antara dirinya bersama Johannes dengan mantan Menteri Sosial Idrus Marham dan Dirut PLN Sofyan Basir. Tujuannya, untuk meloloskan Blackgold sebagai konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-I.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

TAGS : KPK Suap PLTU Riau Golkar Idrus Marham




TERPOPULER :