Selasa, 04/08/2026 00:29 WIB

Hindari Ancaman Houthi, Enam Tanker Saudi Ubah Rute ke Afrika





Enam kapal supertanker berbendera Arab Saudi mengubah arah pelayaran di Teluk Aden dalam beberapa hari terakhir dan mengalihkan rute menuju Afrika Selatan.

Sebuah kapal tanker minyak berlayar melalui Selat Hormuz pada 17 April 2026, sesaat sebelum Iran mengumumkan bahwa selat tersebut akan ditutup kembali (Foto: Mohammed Aty/Reuters)

Riyadh, Jurnas.com - Enam kapal supertanker berbendera Arab Saudi mengubah arah pelayaran di Teluk Aden dalam beberapa hari terakhir dan mengalihkan rute menuju Afrika Selatan.

Langkah ini diambil menyusul ancaman dari kelompok Houthi di Yaman yang menargetkan jalur pelayaran Arab Saudi, menurut data pelacakan kapal pada Senin (3/8), sebagaimana dikutip dari Reuters.

Berdasarkan data pelacakan otomatis (AIS) dari LSEG dan MarineTraffic, kapal-kapal tanker yang berada dalam kondisi kosong tanpa muatan setelah kembali dari berbagai tujuan di Asia tersebut berlayar secara berformasi menuju selatan Afrika. Mereka memilih tidak melintasi wilayah Laut Merah selatan melalui celah sempit Bab el-Mandeb.

Data pelacakan menunjukkan bahwa salah satu tanker, Dilam, mencantumkan Gibraltar sebagai pelabuhan tujuannya. Operator kapal Bahri yang berbasis di Arab Saudi beserta para pejabat pemerintah setempat belum memberikan tanggapan resmi terkait pengalihan rute ini.

Dua sumber perdagangan menyebutkan bahwa sejumlah tanker yang masing-masing berkapasitas hingga dua juta barel minyak mentah, memilih memutar arah melalui Tanjung Harapan (Cape of Good Hope) dengan mempertimbangkan situasi keamanan yang memburuk.

Menurut perhitungan, pengalihan rute melintasi selatan Afrika ini akan menambah waktu perjalanan setidaknya 25 hari lebih lama jika kapal-kapal tersebut nantinya berniat menyeberangi Terusan Suez untuk kembali ke pelabuhan Arab Saudi di Laut Merah.

Kelompok Houthi yang didukung Iran pada 20 Juli lalu secara resmi mendeklarasikan embargo maritim terhadap Arab Saudi. Deklarasi ini membuka front pertempuran baru menghadapi Amerika Serikat dan sekutunya dalam lanskap konflik Iran yang lebih luas.

Rentetan serangan Houthi yang menyasar kapal-kapal terkait Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir memicu pasar asuransi maritim London pekan lalu untuk memperluas area kriteria berisiko tinggi di Laut Merah, mencakup wilayah perairan yang makin mendekati pelabuhan-pelabuhan utama Arab Saudi.

KEYWORD :

Kapal Tanker Saudi Teluk Aden Kelompok Houthi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :