Restoran Italia di Moskow, lokasi pengeboman pada pekan lalu (Foto: Reuters)
Moskow, Jurnas.com - Kedutaan Besar Rusia di Roma pada Senin menuding Ukraina berada di balik aksi pengeboman mematikan yang melanda sebuah restoran Italia di Moskow pada akhir pekan lalu. Pihak kedutaan menyebut serangan tersebut sebagai upaya untuk menakut-nakuti komunitas warga Italia yang berada di Rusia.
"Teroris Kyiv menakut-nakuti warga Italia yang bekerja di Rusia, dan menunjukkan kepada mereka bahwa mereka juga berada dalam incaran serta berpotensi menjadi korban berikutnya dari kelompok penjahat tersebut," demikian keterangan Kedubes Rusia, sebagaimana dikutip dari AP pada Senin (3/8).
Dalam keterangannya, kedutaan menyebutkan serangan yang terjadi pada Sabtu malam di restoran Balzi Rossi tersebut menewaskan lima orang dan melukai 19 lainnya. Pihak kedutaan menambahkan bahwa koki asal Italia beserta staf restoran selamat tanpa luka berkat kewaspadaan dan pengabdian tanpa pamrih dari seorang petugas keamanan Rusia.
Namun hingga saat ini, belum ada tanggapan atau komentar resmi dari pihak berwenang Ukraina mengenai tuduhan tersebut.
Komite Anti-Terorisme Nasional Rusia, yang mengoordinasikan berbagai lembaga keamanan, awalnya melaporkan jumlah korban tewas yang lebih rendah sesaat setelah serangan terjadi.
Komite tersebut menyebutkan bahwa bom menewaskan tiga orang, termasuk seorang wanita yang membawa bahan peledak ke dalam restoran, seorang petugas keamanan yang menghentikannya, dan seorang tamu di dalam restoran, serta melukai 21 orang lainnya ketika bom meledak di dekat pintu masuk.
Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin pada Minggu lalu menggambarkan pengeboman tersebut sebagai tindakan teroris yang kejam, tetapi tidak menyebutkan pihak yang bertanggung jawab atas ledakan di restoran mewah tersebut.
Restoran itu berlokasi di lantai dasar sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi, satu dari tujuh pencakar langit ikonis Moskow dari era diktator Uni Soviet, Josef Stalin.
Kementerian Luar Negeri Rusia belum merespons permintaan konfirmasi terkait pernyataan kedutaannya di Roma maupun menjelaskan perbedaan angka korban tewas. Kementerian tersebut juga belum mengeluarkan pernyataan resminya sendiri terkait insiden ini.
Sejumlah media massa Rusia mengklaim bahwa pengeboman tersebut sejatinya menargetkan seorang jenderal Rusia yang sedang merayakan ulang tahunnya di restoran tersebut.
Beberapa media mengidentifikasi target serangan ialah Kolonel Jenderal Alexander Chaiko, jenderal militer yang baru saja diangkat sebagai Kepala Pasukan Dirgantara Rusia. Namun, klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pengeboman Moskow Restoran Italia Rusia Perang Rusia vs Ukraina























