Selasa, 18/12/2018 19:08 WIB

Rakyat Butuh Capres Alternatif, PKS Doakan Poros Baru

PKS mendorong terbentuknya poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019. Sebab, masyarakat saat ini membutuhkan adanya calon presiden (Capres) alternatif.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar MPR bersama di hadapan 200 kaum ibu yang tergabung dalam Majelis Taklim Shufuuf Assalam yang berasal dari berbagai wilayah di Jabodetabek , Jakarta, Kamis (16/11)

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong terbentuknya poros ketiga pada kontestasi Pilpres 2019. Sebab, masyarakat saat ini membutuhkan adanya calon presiden (Capres) alternatif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW), di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (9/3). Menurutnya, PKS sangat menyambut adanya poros ketiga dalam Pilpres 2019 mendatang.

"Kami menyambut kalau bisa ada poros ketiga. Capres yang ketiga, cawapres yang ketiga tentu itu sangat bagus dan kita mendoakan agar itu bisa terealisir," kata HNW.

Apalagi, kata HNW, wacana terbentuknya poros ketiga disamping poros Jokowi dan Prabowo saat ini masih terbuka lebar. Menurutnya, adanya pertemuan Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai langkah positif.

"Tentu kami sangat menyambut kalau bisa terbentuk poros ketiga untuk capres dan kemarin ada pertemuan dari rekan-rekan dari PKB, PAN, dan Demokrat. Itu saya kira baik saja dalam konteks persiapan pilpres yang lebih baik," terangnya.

HNW menegaskan, tiga poros dalam Pilpres 2019 sebagaimana terjadi ketika Pilkada DKI Jakarta sebagai bentuk sistem demokrasi di tanah air berjalan dengan baik. Sehingga, masyarakat akan memiliki pilihan alternatif untuk memimpin Indonesia ke depan.

"Karena kita memerlukan alternatif-alternatif yang lebih baik dan banyak alternatif pilihan tentu lebih baik karena Indonesia sangat besar," kata Wakil Ketua MPR itu.

"Tentu kita tidak ingin demokrasi kemudian membuat rakyat kecewa kalau pemimpin yang sudah dipilih tapi ternyata tidak menghadirkan apa yang diharapkan rakyat dan tidak melaksanakan janji-janjinya," tegasnya.

Diketahui, hingga saat ini baru lima parpol yang baru mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Jokowi di Pilpres 2019, yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai NasDem, dan Partai Hanura.

Sementara lima partai lainnya belum menentukan Capres yang akan diusung. Adalah, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

TAGS : Pilpres 2019 Jokowi Prabowo Subianto Poros Baru




TERPOPULER :