Kamis, 27/04/2017 23:51 WIB

Kasus Makar, Kivlan Zen Bilang Pemerintah Gagap

Tuduhan dan penetapan tersangka atas dugaan makar terhadap sejumlah tokoh nasional oleh aparat kepolisian dinilai akibat pemerintah gagap.

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen saat menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Jakarta - Tuduhan dan penetapan tersangka atas dugaan makar terhadap sejumlah tokoh nasional oleh aparat kepolisian dinilai akibat pemerintah gagap.

Demikian disampaikan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang juga sebagai tersangka kasus dugaan makar, saat menemui Wakil Ketua DP Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/1).

Kivlan mengatakan, penetapan tersangka terhadap sejumlah tokoh termasuk dirinya tidak masuk dalam kategori kasus makar atau penggulingan pemerintahan yang sah sebagaimana diatur dalam konstitusi.

"Saya menduga ini bisa jadi gagap. Khusus untuk definisi makar, tidak kena. karena definisi makar dalam pasal 106 sampai 110 tidak kena," kata Kivlan.

Pun demikian yang tercantum dalam Pasal 10 ayat 4 mengatakan bahwa setiap orang yang menyampaikan untuk merubah ketatanegaraan tidak dipidana.

"Jadi kita ini semua tidak ada makar. Ini termasuk kedaulatan negara. Kewenangan polisi itu keamanan dalam negeri, saya ditangkap polisi, saya merasa kehormatan saya dan TNI direndahkan," tegasnya.

TAGS : Kasus Makar Kivlan Zen Tersangka Makar




TERPOPULER :

TERKINI

Golkar Dorong Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

Partai Golkar menjagokan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi u...

Diminta Buat Ma`had Aly Khusus Perempuan, Menag: Dengan Senang Hati

Usulan ini merupakan rekomendasi yang lahir dari Kongres ...

Usai Laga, Dua Tim Ini Adu Pukul

Laga yang mempertemukan tim asal Brasil, Palmeiras dan Ur...

Niat Datangkan Di Maria, Barcelona Tuai Rintangan Besar

Namun upaya tim katalan nampaknya akan mendapat rintangan...

Pemetaan Tantangan Produk Halal Jadi Agenda Rapat Perdana BPJPH

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggela...

Eks Dirut PT Murakabi Sejahtera Akui Jabat Wakil Bendum Golkar

perusahaan keponakan Ketua DPR RI, Setya Novanto ini meru...