Selasa, 22/08/2017 12:26 WIB

Kasus Makar, Kivlan Zen Bilang Pemerintah Gagap

Tuduhan dan penetapan tersangka atas dugaan makar terhadap sejumlah tokoh nasional oleh aparat kepolisian dinilai akibat pemerintah gagap.

Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen saat menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Jakarta - Tuduhan dan penetapan tersangka atas dugaan makar terhadap sejumlah tokoh nasional oleh aparat kepolisian dinilai akibat pemerintah gagap.

Demikian disampaikan Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen yang juga sebagai tersangka kasus dugaan makar, saat menemui Wakil Ketua DP Fadli Zon, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/1).

Kivlan mengatakan, penetapan tersangka terhadap sejumlah tokoh termasuk dirinya tidak masuk dalam kategori kasus makar atau penggulingan pemerintahan yang sah sebagaimana diatur dalam konstitusi.

"Saya menduga ini bisa jadi gagap. Khusus untuk definisi makar, tidak kena. karena definisi makar dalam pasal 106 sampai 110 tidak kena," kata Kivlan.

Pun demikian yang tercantum dalam Pasal 10 ayat 4 mengatakan bahwa setiap orang yang menyampaikan untuk merubah ketatanegaraan tidak dipidana.

"Jadi kita ini semua tidak ada makar. Ini termasuk kedaulatan negara. Kewenangan polisi itu keamanan dalam negeri, saya ditangkap polisi, saya merasa kehormatan saya dan TNI direndahkan," tegasnya.

TAGS : Kasus Makar Kivlan Zen Tersangka Makar




TERPOPULER :

TERKINI

Bendera Indonesia Terbalik, Jokowi Maafkan Malaysia

Presiden Jokowi telah memaafkan Malaysia terkait kasus be...

Jokowi Dapat Gelar Pahlawan Utang Terbesar Indonesia

Presiden Jokowi dinilai layak untuk mendapat gelar sebaga...

Misteri Barang Sitaan, Pansus Angket KPK Minta BPK Audit

Barang sitaan atau rampasan dari para koruptor yang dilak...

Benarkah KPK Tak Lapor Hasil Sitaan dari Koruptor?

Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meng...

Kado Tak Terlupakan Exo Lay Buat NCT Dream

NCT Dream mengungkapkan bahwa EXO Lay memberi mereka hadi...

Pemerintah Ukrania Bongkar 1,320 Patung Lenin

Pemerintah Ukrania memindahkan sekitar 1,320 Patung Lenin...