Pemerintahan Trump juga memperingatkan adanya indiksi yang menunjukkan Iran sedang berencana menyerang pasukan AS dan sekutunya.
Pembatasan yang diberlakukan pada Huawei mungkin dihapus jika kedua negara mencapai kesepakatan perdagangan.
Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan ketidaksetujuannya dengan implementasi perjanjian nuklir 2015.
Rusia tidak terima ultimatum Amerika Serikat (AS) untuk membatalkan kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.
Pernyataan Kocijancic muncul setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan cuitan di media sosial yang terkesan mengancam.
Trump bersedia terlibat dalam negosiasi dengan Iran, jika Negeri Para Mullah itu sudah siap di tengah tekanan sepihak Washington terhadap Teheran.
Iran meminta Amerika Serikat (AS) untuk berbicara kepada Teheran dengan hormat.
Kunjungan bilateral ini terdapat beberapa kesepakatan penting, diantaranya pembahasan ekspor impor dua negara.
Erdogan menekankan, pembelian sistem S-400 Rusia oleh Rusia adalah kesepakatan yang dilakukan dan bahwa Ankara sama sekali tidak mundur pada masalah S-400 di bawah Ancaman AS.
Nada melunak kedua negara ini sangat kontras dengan tindakan Washington dan Teheran di Timur Tengah dalam beberapa hari terakhir.