Rouhani mengatakan, Iran memiliki kekuatan untuk bernegosiasi dan tidak takut dengan meja perundingan.
Afrika Selatan mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk mendukung Iran, meskipun ada kendala yang dihadapi oleh negara kaya minyak itu.
Zarif dan Xiaodong telah membahas penguatan ikatan antara negara mereka masing-masing.
Surat kabar itu juga mengutip Suh yang mengatakan Korea Utara terus mengoperasikan fasilitas pengayaan uraniumnya di kompleks nuklir utama Yongbyon.
Trump keluar dari KTT kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di ibu kota Vietnam pada 28 Februari, di mana kedua belah pihak memberikan pernyataan yang saling bertentangan.
Ia mencatat bahwa Iran akan melanjutkan jalur "kemerdekaan", "kemajuan", "kebebasan" dan "demokrasi".
Ayatollah Khamenei mengatakan kesepakatan nuklir 2015, tidak menyelesaikan masalah ekonomi di negara itu.
Sejak awal musuh melihat JCPOA sebagai tujuan tiga cabang, bukan hanya satu, dan dua lainnya lebih penting daripada yang pertama.
Selama pertemuan yang digelar di Hanoi, Vietnam, Pemimpin Korut Kim Jong Un tidak memberikan keterangan lengkap terkait persiapan pembongkaran fasilitas nuklir Yongbon.
Menteri Luar Negeri Korea Utara, Ri Yong Ho, Pyongyang hanya menuntut pencabutan sebagian sanski sebagai imbalan untuk menutup kompleks nuklir utamanya.