Mata merah sering dikaitkan dengan berbagai hal, seperti debu, alergi, kurang tidur, hingga infeksi
Peneliti dari University of Florida menemukan bahwa orang dewasa dengan lebih banyak kebiasaan sehat memiliki otak yang tampak lebih muda secara biologis. Tak hanya itu, penuaan otaknya juga berlangsung lebih lambat selama dua tahun masa studi.
Penelitian ini menyiratkan bahwa kebiasaan tidur dapat berdampak langsung pada kesehatan otak jangka panjang.
Minum teh tepat setelah bangun tidur, sebelum sarapan, dapat menimbulkan efek samping serius pada perut dan mengganggu pencernaan
Menggunakan ponsel di tempat tidur terbukti mengganggu kualitas tidur, menekan produksi hormon melatonin, dan memengaruhi durasi tidur malam berikutnya.
Kombinasi posisi tidur yang tepat dan olahraga rutin dapat menjadi langkah efektif untuk mencegah nyeri pinggang.
Selama ini, kualitas tidur sering diukur dari lamanya waktu kita terlelap. Padahal, penelitian terbaru menunjukkan bahwa posisi tubuh saat tidur juga berperan penting terhadap kesehatan, terutama bagi jantung dan sistem pencernaan.
Saat kita tidur dalam posisi telentang datar, gaya gravitasi tidak lagi membantu menahan asam lambung tetap di perut. Akibatnya, asam lebih mudah naik ke kerongkongan, terutama jika katup lambung bagian bawah (LES) sedang melemah.
Studi terbaru yang dimuat dalam jurnal Neurology menemukan bahwa orang dengan insomnia memiliki kemungkinan 40 persen lebih besar mengalami penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir.
Temuan menunjukkan bahwa orang yang mengalami gangguan tidur setidaknya tiga kali seminggu selama lebih dari tiga bulan memiliki risiko 40 persen lebih tinggi untuk mengalami penurunan fungsi kognitif ringan atau demensia. Risiko ini tetap signifikan meskipun faktor lain seperti tekanan darah tinggi, apnea tidur, dan konsumsi obat sudah diperhitungkan.