Muslim di kamp-kamp dilarang mempraktikkan Islam sementara jilbab mereka dihapus dan jenggot dicukur secara paksa
Kampanye represif China di Xinjiang bukan tentang terorisme, tetapi untuk menghapus kepercayaan dan budaya Muslim warganya sendiri.
Bank Dunia menyatakan bahwa China tidak terbukti telah menyelewengkan dana pendidikan, yang diperuntukkan bagi minoritas Muslim Uighur.
Kisah Rozi mengilustrasikan bagaimana orang-orang Uighur yang sebelumnya diterima oleh pemerintah, tiba-tiba berganti menjadi musuh negara
Kelompok pengungsi Muslim China Uighur di Turki menghadapi ancaman deportasi, setelah muncul desas-desus bahwa pengungsi akan dikirim kembali ke China.
Sebagian besar Muslim Uighur dan minoritas lainnya yang menghuni kamp penahanan massal di Xinjiang, China, sudah dipulangkan.
Tumturk mengatakan China sedang berusaha menghapus identitas Uighur dengan menghancurkan budayanya melalui sejumlah kebijakan seperti melarang alfabet Uighur, menghancurkan masjid, dan menghapus warisan bersejarahnya
merika Serikat (AS) dan Jerman mengecam China dalam sebuah pertemuan tertutup Dewan Keamanan PBB pada Selasa (2/7) kemarin, karena menahan lebih dari satu juta etnis Uighur dan Muslim lainnya.
Ini merupakan langkah Beijing untuk meningkatkan tekanan terhadap Muslim di wilayah barat laut.
HRW mengatakan, Beijing mengumpulkan "sampel DNA, sidik jari, pemindaian iris dan golongan darah dari semua penduduk antara usia 12 dan 65" serta sampel suara.