Anggota DPD RI Fahira Idris mempertanyakan kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia, terkait dugaan penindasan Muslim Uighur di Xinjiang, China.
Kementerian Luar Negeri China menyebut bintang Arsenal, Mesut Ozil, telah terpapar berita hoaks, menyusul pandangannya terhadap minoritas Muslim Uighur di Xinjiang.
Media milik pemerintah China menyindir bintang Arsenal, Mesut Ozil seperti badut, pasca mengeluarkan opini kerasnya atas perlakuan Beijing terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.
Pemain berdarah Turki itu dalam tweet-nya merujuk Daerah Otonomi Xinjiang, China, yang banyak dihuni etnis minoritas Uighur tersebut dengan sebutan "East Turkistan"
Dikatakan bahwa RUU tersebut dapat mempengaruhi kerja sama bilateral, termasuk kesepakatan jangka pendek untuk mengakhiri perang dagang kedua negara.
China juga memasukkan para anggota Partai Komunis China ke rumah para warga Uighur.
Sekumpulan dokumen pemerintah China yang bocor mengungkap tindakan keras Beijing terhadap warga Uighur dan Muslim lainnya, di wilayah Xinjiang
Ferkat Jawdat mendesak dunia internasional mengambil tindakan tegas atas upaya China, memata-matai etnis minoritas Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang.
AS memasukkan 28 perusahaan China, termasuk beberapa startup kecerdasan buatan China ke daftar hitam perdagangannya sebagai tanggapan atas dugaan penindasan terhadap etnis Uighur di provinsi otonom Xinjiang.
Entitas yang masuk daftar hitam termasuk perusahaan seperti Dahua Technology, Hikvision dan Megvii Technology yang memproduksi peralatan dan teknologi pengawasan video untuk mengidentifikasi individu melalui pengenalan wajah.