Sebuah penelitian terbaru dari Korea Selatan memberi arah baru dalam memahami penyebab depresi. Tim ilmuwan dari Institute for Basic Science menemukan bahwa molekul gula di otak memainkan peran penting dalam timbulnya gejala depresi.
temuan ilmiah terbaru dari UCLA Health menyebut bahwa penyebab obesitas jauh lebih kompleks daripada sekadar pilihan gaya hidup.
Penelitian dari berbagai penjuru dunia menunjukkan bahwa terapi tawa bukan hanya hiburan, tetapi juga alat penyembuhan yang nyata.
Para peneliti dari University of Otago memantau neuron stres secara real-time pada hewan yang bebas bergerak menggunakan teknologi fiber photometry, dan mengamati kilatan aktivitas sekitar setiap 60 menit—seiring dengan lonjakan hormon stres dan aktivitas sadar hewan tersebut.
Perubahan iklim tak hanya merusak bumi secara fisik, tapi juga menyusup ke dalam kesehatan mental manusia. Para ilmuwan kini mengidentifikasi bentuk baru dari gangguan psikologis yang disebut solastalgia
Tim peneliti yang dipimpin oleh neurolog Michelle Chen dari Rutgers Institute for Health menemukan bahwa memendam stres secara signifikan mempercepat kerusakan memori. Setiap peningkatan dalam kebiasaan internalisasi stres berkorelasi dengan laju kehilangan ingatan yang setara dengan efek stroke ringan.