Saya ucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang baru saja mendapatkan ijazah dan gelar akademiknya. Hari ini sangat didambakan dan menjadi kebanggaan bagi para wisudawan dan wisudawati.
Saat-saat seperti ini, benar kata Pak Jokowi dan Pak Prabowo, yang sesuatu menimbulkan perpecahan jangan kita besar-besarkan. Tapi sesuatu yang mendorong persatuan lah yang kita perjuangkan.
Hal ini berdasarkan Surpres yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno kepada Ketua DPR RI Puan Maharani, Senin (28/11) kemarin.
Perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI ini juga menilai, Laksamana Yudo sudah memenuhi kriteria sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Andika.
Nama yang diusulkan Bapak Presiden Jokowi untuk menggantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono yang saat ini menjabat sebagai KSAL.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (Pak Bowo) yakin calon Panglima TNI baru dipilih melalui proses yang ketat. Dia juga yakin sosok yang akan dipilih Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) itu profesional.
Dia enggan mengelaborasi lebih jauh terkait pernyataan Jokowi tersebut. Dia lalu meninggalkan Kompleks Parlemen Senayan untuk melanjutkan tugasnya sebagai Menhan.
Puan menerima brevet Hiu Kencana TNI AL bersama sejumlah pejabat negara, Anggota 1 BPK RI Nyoman Adhi Suryadyana, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, dan Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono.
Didepan KAHMI, Prabowo sampaikan alasan masuk pemerintahan
Dia menilai apabila kedua tokoh tersebut bisa berpasangan dalam Pilpres 2024 maka akan menjadi duet maut. Hal itu dikarenakan kedua tokoh sama-sama memiliki basis pendukung yang besar.