Selain di Inggris, penghentian proses investigasi juga dilakukan di Thailand.
KPK menelusuri sejumlah aset termasuk rekening bank milik mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di Singapura.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam kasus suap pengadaan mesin pesawat Airbus A330-300 PT Garuda Indonesia dari perusahaan asal Inggris Rolls-Royce.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar (ESA) terkait kasus dugaan suap pembelian mesin pesawat dari Roll-Royce.
Ini merupakan pemanggilan ulang setelah sebelumnya Indraguna tak hadir alias mangkir pemeriksaan.
Rumah itu disita lantaran lembaga antikorupsi menenggarai jika pembayarannya berasal dari tersangka sekaligus mantan Dirut PT Mugi Rekso Abdi, Soetikno Soedarjo.
Indra saat ini diketahui menjabat sebagai CEO PT MRA menggantikan posisi Soetikno Soedarjo, yang telah berstatus tersangka dalam kasus ini.
Selain Indraguna, penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap VP Network Management PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Teten Wardya.
PT MRA diduga sebagai perusahaan yang menampung uang suap Soetikno kepada Emirsyah.
KPK mempertajam bukti keterlibatan PT Mugi Rekso Abadi (MRA) dalam dugaan korupsi pengadaan pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015.