Sandrani meyakini rumah tersebut dibeli almarhum ibunya Mia Suhodo.
para saksi menyatakan tidak kenal dan tidak pernah bertemu dengan Emirsyah Satar.
Terungkap bahwa jauh sebelum menjabat Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar telah memiliki apartemen di kawasan Belmont Road Singapura.
Soetikno adalah salah seorang saksi kasus dugaan gratifikasi pembelian pesawat Garuda Indonesia.
Emirsyah juga didakwa menerima suap sekitar Rp46,3 miliar dari Airbus, ATR dan Bombardier Canada karena telah mengintervensi pengadaan di Garuda Indonesia
KPK memastikan bakal mengungkap sejumlah pihak termasuk pejabat Garuda Indonesia yang diduga kecipratan hasil korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
KPK membutuhkan waktu selama 2 tahun dan 11 bulan untuk menangani kasus korupsi Garuda, terhitung sejak penerbitan surat perintah penyidikan (sprindik) pada 16 Januari 2017
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera mempercepat penuntasan kasus dugaan suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Corporate Expert Garuda Indonesia, Friatma Mahmud terkait kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) mantan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar (ESA).