Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Juni 2020 terhadap Mei 2020 terjadi pada mesin dan perlengkapan elektrik sebesar US$197,2 juta (39,39%)
Pangsa ekspor nonmigas periode Januari–Mei 2020 tidak banyak berubah, di mana ekspor utama Indonesia masih tertuju ke Tiongkok dengan pangsa ekspor sebesar 17,04%, disusul Amerika Serikat 11,84% dan Jepang 8,69%
Penurunan ekspor pada Mei disebabkan oleh turunnya ekspor migas dan nonmigas masing-masing 42,64% dan 27,81
Surplus ini disebabkan oleh surplus sektor nonmigas sebesar US$3,27 miliar, meskipun sektor migas mencatatkan defisit US$931,6 juta
Kemendag dan Kementan memperkuat sinergi untuk mencapai surplus neraca perdagangan dengan pertumbuhan ekspor nonmigas.
Perdagangan Indonesia-Tunisia selama ini terjadi pada hanya sektor nonmigas.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor nonmigas pada Maret 2017 naik signifikan 24,94 persen menjadi US$ 11,10 miliar dibanding bulan sebelumnya US$ 8,88 miliar.