Kebijakan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita terkait import beras sebanyak 500.000 ton dinilai justru menyengsarakan petani.
Panen selalu ada di tiap daerah di Indonesia, jika terjadi impor berarti sudah mencederai para petani di negeri ini.
Memberikan kemudahan bagi para pembeli yang kebanyakan berdomisili di daerah Pasar Minggu.
Warga perkotaan lebih cepat menangkap ide manfaat kelor ketimbang petani di desa karena banyak orang kota yang mengetahui informasi dari internet.
Sekelompok petani India terkejut saat menemukan kereta yang mereka tumpangi melaju sejauh 160km (99 mil) ke rute yang salah
Menteri Amran Sulaiman mengatakan, jika Indonesia tidak mau mengimpor beras, maka petani harus menanam satu juta benih per hektare tiap bulannya.
Dalam Undang-Undang tersebut, kata Ferdi, mengatur bahwa penggugat diberikan waktu selambat-lambatnya tiga (3) tahun untuk mengajukan gugatan
Ketua DPR Setya Novanto memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia harus dimulai dari petani. Untuk itu, pertanian menjadi prioritas pembangunan di tanah air.