Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Pertani yang berada di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung semakin giat untuk meningkatkan produksi sayuran dan biofarmaka.
Food Estate merupakan proyek klaster untuk pengembangan sayuran, buah-buahan dan aneka tanaman pangan sebagai kebutuhan utama masyarakat Indonesia.
Aturan ini wajib diterapkan sebagai salah satu prasarana dalam membangun daya saing nasional serta mendukung pelaksanaan masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025.
Teknologi informasi dan komunikasi berperan penting dalam pemasaran produk pangan khususnya sayuran sehingga menjadi lebih efisien.
Kebutuhan pangan selalu mengikuti tren jumlah penduduk dan dipengaruhi peningkatan pendapatan per kapita serta perubahan pola konsumsi masyarakat.
Tahun ini, sekitar 49 juta orang tambahan mungkin jatuh ke dalam kemiskinan ekstrim akibat krisis COVID-19
Sudirman meyakini apabila anak muda dapat memotori pemenuhan kebutuhan pangan di dalam negeri, recovery Indonesia akan cepat pulih
Sudin menyayangkan adanya pemotongan anggaran Kementan, apalagi pemotongan dilakukan saat kebutuhan pangan dan upaya peningkatan produksi di tengah pandemi sangat dibutuhkan.
Produk olahan panganan ringan itu seperti keripik singkong dan pisang, kicimpring singkong, ranginang, baso goreng, kue kering, serta manisan kolang-kaling dan pepaya.
Tanaman refugia berfungsi untuk mengendalikan hama, sebagai habitat predator dan menambah keindahan lahan sehingga petani betah disawah bahkan bisa untuk wisata sawah.