Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengapresiasi langkah masyarakat dan relawan yang penuh semangat mengawal proses penghitungan suara pemilu 2019 dari potensi kecurangan.
Pimpinan MPR mengusulkan agar pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) dilakukan dengan sistem elektronik. Alasannya, biaya Pemilu akan lebih murah.
Wakil Ketua MPR Mahyudin tidak percaya adanya kecurangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Ia meyakini kredibilitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu serentak 2019.
"Ke caleg merugikan, ke presiden merugikan, ke partai merugikan, konstrasi jadi terpecah. Sehingga egoisme caleg muncul, egoisme partai muncul, persiangan antar partai begitu kuat sehingga sangat sulit," ujar Karding.
"Mungkinkah people power terjadi? Jawabannya, tidak mungkin. Karena persyaratannya belum terpenuhi," ujar KH As`ad Said Ali.
Kebohongan-kebohongan yang dipublikasikan paslon 02 itu bertujuan untuk mem-framing pemikiran publik bahwa pemilu sekarang ini 02 sudah memenangkan pertarungan di setiap daerah.
Wakil Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, A. Bakir Ihsan, mengatakan, kemenangan paslon 01 di Jatim tidak terlepas dari soliditas warga nahdliyin yang masif, dengan dukungan kiai sepuh NU yang memiliki pesantren dengan jaringan alumni yang luas
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menerima ribuan laporan dugaan kecurangan dalam kontestasi Pilpres 2019. Sejumlah dokumen dugaan kecurangan itu akan dilaporkan ke pihak yang berwenang.
BPN Prabowo-Sandiaga mencium aroma kecurangan sistemik di Pilpres 2019. Mulai dari indikasi ketidaknetralan aparat Kepolisian hingga upaya penghilangan suara masyarakat dalam proses perhitungan hasil Pemilu.
Media dan lembagai survei seharusnya netral dalam kontestasi Pilpres 2019. Hal itu mengingat, belakangan ini sejumlah media dan lembaga survei tampak terlihat partisan alias berpihak ke salah satu kandiat capres-cawapres.