Pertemuan antara Jokowi dengan Bambang Soesatyo berlangsung sangat bagus, erat dan merupakan sebuah sinyalemen
Partai Golkar memiliki jam terbang yang tinggi dalam memberikan pengaruh-pengaruh politiknya dalam pemerintahan.
Politisi Partai Golkar, Rizal Mallarangeng mengatakan upaya untuk membantu pemerintah tidak harus hanya ketika menjabat sebagai menteri
KPK mencegah seorang swasta bernama Jora Nilam Judge bepergian ke luar negeri terkait penyidikan kasus dugaan penerimaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.
Kuatnya posisi Bamsoet ini tak dapat dilepaskan dari kebijakan berbau otoriter Ketum Golkar Airlangga Hartarto
Kami mendalilkan adanya pengelumbungan DPK mencapak 35.000 hak pilih.
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Fadhlullah terkait kasus yang menjerat Anggota Komisi VI dari Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.
Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) disebut sebagai calon terkuat menggantikan Airlangga Hartarto menjadi Ketum Partai Golkar. Hal itu berdasarkan hasil survei di seluruh pengurus DPD Partai Golkar.
Apabila Munas Golkar sebelum pelantikan, Jokowi bisa langsung berkoordinasi dengan ketua umum defenitif.
Rebutlah suara pimpinan daerah dengan visi dan misi. Bukan dengan menarik dukungan dari luar Partai Golkar.