Masa sudah gagal mau maju lagi menjadi ketua umum. Seharusnya Airlangga malu dan minta maaf kepada seluruh kader Golkar
Kami yakin bahwa pihak luar tersebut tengah memboncengi salah satu Caketum Golkar yaitu Bambang Soesatyo
Ketua Fraksi Partai Golkar, Melchias Marcus Mekeng kembali mangkir dari pemeriksaan penyidik KPK terkait kasus suap proses pengurusan terminasi kontrak PKP2B PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.
Keterpilihan petahana paling rendah adalah Golkar. Artinya kompetisi internal Golkar jauh lebih ketat dibanding partai lain
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng terkait kasus suap terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) pada Kementerian ESDM.
Selain tak mampu mendongkrak suara, Airlangga juga gagal mempertahankan hasil pemilu 2019 yang diraih Golkar.
Keputusan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Mendikbud dan Komisi X DPR RI, pada Rabu (11/9) di Komplek DPR/MPR Jakarta, yang dipimpin oleh Bambang Sutrisno dari Fraksi Golongan Karya (Golkar).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap Ketua Komisi XI DPR, Melchias Markus Mekeng untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan.
Mosi tidak percaya sejumlah pengurus DPP Partai Golkar kepada Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto semakin kencang. Hal itu akibat gaya kepemimpinan Airlangga yang otoriter.
Ratusan pengurus DPP Partai Golkar menyesalkan adanya pelarangan untuk masuk ke dalam kantor DPP Partai Golkar. Padahal, kedatangan para pengurus untuk berdialog dengan Ketum Airlangga Hartaro dan Sekjen Partai Golkar terkait pelaksanaan rapat pleno.