Ali mengatakan ada tiga orang yang dijadwalkan diperiksa penyidik hari ini. Mereka yakni pegawai negeri sipil (PNS) Syamsi Roli, karyawan BUMN Neta Emilia, dan staf Bank Mandiri Bandar Jaya Fajar Arafandi.
Delapan orang dalam KPK itu disebut bisa digerakkan Azis Syamsuddin untuk kepentingannya, seperti OTT atau mengamankan perkara.
Hal ini disampaikan KPK menyusul semakin berkembangnya isu liar terkait delapan orang yang menjadi beking Azis di markas antikorupsi.
Pihak yang disebut bekingan Azis ini diduga bisa diatur untuk mengamankan perkara. Novel berharap KPK bergerak cepat mengusut.
KPK juga tidak tinggal diam mencari bekingan Azis itu. Saat ini, KPK tengah mencari bukti tambahan untuk menjari orang-orang Azis tersebut.
Novel sebelumnya mengaku sudah pernah malaporkan dugaan adanya beking untuk Azis Syamsuddin di KPK ke Dewas.
Novel sebelumnya mengaku sudah pernah malaporkan dugaan adanya beking untuk Azis Syamsuddin di KPK ke Dewas.
Mengingat dalam fakta persidangan terungkap bahwa Azis memiliki delapan orang di KPK yang bisa di atur untuk mengamankan perkara.
Ada dugaan keterlibatan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli dalam kasus suap jual beli jabatan Wali Kota Tanjungbalai
Fakta tersebut diketahui dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sekretaris Daerah Tanjungbalai Yusmada