London, Jurnas.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memastikan Bruno Fernandes masih dipercaya sebagai kapten tim meskipun sempat melontarkan kritik terhadap pendekatan taktik klub setelah kekalahan dari Como 1907 di Liga Champions.
Carrick menilai gelandang asal Portugal tersebut tetap memiliki kualitas kepemimpinan dan peran penting dalam skuad Setan Merah.
Ia tidak melihat alasan untuk mencopot ban kapten dari Fernandes. Ia justru memberikan apresiasi terhadap kontribusi pemain berusia 32 tahun tersebut dalam memimpin rekan-rekannya selama beberapa musim terakhir.
"Dia telah memimpin tim dengan sangat baik dalam banyak pertandingan dan selama bertahun-tahun, dan dia akan terus melakukannya," kata Carrick, dikutip dari laman resmi klub.
Pernyataan Carrick muncul setelah Fernandes menjadi perhatian publik karena komentarnya seusai Manchester United kalah 1-4 dari Como 1907 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Italia, Rabu (21/10).
Dalam kesempatan tersebut, Fernandes menilai timnya perlu menerapkan permainan yang lebih berani, terutama dalam memberikan tekanan kepada lawan.
Komentar itu muncul ketika Manchester United sedang menghadapi periode sulit. Setelah kekalahan dari Como, Setan Merah kembali gagal meraih hasil positif saat takluk 0-3 dari Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (25/10). Menariknya, Fernandes tidak dimainkan dalam pertandingan tersebut.
Namun, Carrick menjelaskan bahwa absennya Fernandes ketika menghadapi Bournemouth merupakan keputusan teknis untuk pertandingan itu. Ia memastikan keputusan tersebut tidak berkaitan dengan status sang pemain sebagai kapten maupun komitmennya terhadap klub.
"Dia adalah pemain penting bagi tim ini. Dia sudah dan akan tetap penting. Kami harus membuat perbedaan dan mendorong segala sesuatunya ke arah yang lebih baik," ujar Carrick.
Pelatih Manchester United itu juga menilai Fernandes masih memiliki tekad yang sama untuk membantu klub memperbaiki performa. Menurutnya, situasi sulit yang sedang dialami tim tidak mengubah dedikasi sang gelandang.
"Dia sepenuhnya berkomitmen kepada klub ini dan berkomitmen untuk membuat segalanya lebih baik. Bagi saya, itu tidak berubah," katanya.
Carrick turut mengingatkan bahwa perbaikan performa Manchester United membutuhkan kerja sama seluruh elemen tim. Ia dan para pemain harus mencari solusi bersama agar klub bisa kembali meraih hasil maksimal.
Manchester United selanjutnya akan menghadapi Chelsea di Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Setan Merah untuk bangkit setelah menelan kekalahan dari Como 1907 dan Bournemouth.





