London, Jurnas.com - Media sosial dihebohkan dengan imbauan yang muncul di sejumlah negara Eropa, terkait stok darurat yang wajib dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum menghadapi perang atau bencana mendadak. Meski pemerintah Inggris menyarankan rumah tangga menyimpan pasokan untuk kebutuhan tiga hari, ilmuwan menilai itu jauh dari kata cukup.
Sebagai gantinya, para ilmuwan merekomendasikan untuk menyetok makanan, air, dan kebutuhan pokok lainnya yang cukup untuk bertahan hingga dua minggu.
Langkah ini dapat membantu setiap keluarga melewati berbagai situasi krisis, mulai dari badai ekstrem dan pemadaman listrik massal hingga serangan teroris bahkan keadaan darurat nuklir.
"Menyetok persediaan setidaknya untuk dua minggu, bagi mereka yang mampu, jauh lebih baik daripada hanya tiga hari agar dapat melewati lebih banyak jenis krisis, termasuk membantu orang-orang di sekitar kita," ujar Profesor Ilan Kelman, pakar bencana dan iklim di University College London, dikutip dari Daily Mail pada Senin (2/11).
Dia memperkirakan bahwa terdapat banyak skenario di mana fasilitas listrik, air, dan jalur transportasi tidak tersedia selama lebih dari 72 jam. "Masyarakat yang tangguh mencakup rumah tangga yang mampu secara finansial dan memiliki setidaknya dua minggu persediaan darurat," dia menambahkan.
Daftar Kebutuhan Tas Darurat Warga
Dalam hal makanan, para ahli merekomendasikan untuk menyimpan makanan pokok tahan lama yang dapat dikonsumsi dengan sedikit atau tanpa dimasak. Barang-barang yang disarankan meliputi daging, ikan, buah, dan sayuran kaleng. Juga, pasta kering, beras, sereal sarapan, biskuit/kriket, kacang-kacangan, susu tahan lama, dan jus tahan simpan.
Perencana darurat juga merekomendasikan untuk menyetok makanan tahan lama yang memang disukai oleh keluarga, serta memastikan kebutuhan bayi, hewan peliharaan, dan anggota keluarga dengan kebutuhan diet khusus tetap terpenuhi. Kebutuhan lemari lainnya yang berguna meliputi teh, kopi, gula, selai kacang, sup kaleng, baked beans, dan camilan berenergi tinggi untuk memberikan kalori cepat jika pasokan listrik terganggu.
Selain makanan, warga juga disarankan menyimpan 1 galon air per orang per hari, yang berarti pasangan yang tinggal berdua harus memastikan memiliki setidaknya 14 galon air siap pakai.
Adapun barang-barang pokok penting lainnya meliputi:
1. Perlengkapan teknis dan alat: Pengisi daya, pembuka kaleng manual, senter, serta radio bertenaga baterai atau engkol tangan;
2. Kesehatan dan kebersihan: Barang kebersihan pribadi, tisu toilet, dan obat-obatan resep;
3. Perlengkapan tambahan: Uang tunai ekstra, peta area lokal, selimut darurat, pasokan hewan peliharaan, permainan dan aktivitas anak-anak, masker bedah, jas hujan, serta kantong tidur.
Diketahui, pada awal bulan ini, rumah tangga di Inggris diimbau untuk bersiap menghadapi krisis nasional melalui kampanye baru dari Pemerintah Andy Burnham. Menteri Pertahanan Wes Streeting menyatakan bahwa panduan ini bertujuan membantu masyarakat bersiap menghadapi kebakaran hutan, banjir, hingga serangan siber. Di samping itu, pejabat senior dan pihak militer juga menyoroti risiko sabotase atau potensi serangan.





