https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Syarief Hasan Dorong Perbanyak Testing untuk Lokalisir Covid-19

Aliyudin Sofyan | Minggu, 29/08/2021 22:24 WIB



Pemerintah harus semakin memperbanyak orang/lebih meningkatkan spesimen yang dites sehingga kasus positif dapat dideteksi, ditracking, dan dilokalisir serta tidak semakin menyebar kemana-mana. Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan. (Foto: MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mendorong Pemerintah untuk lebih memperhatikan positivity rate PCR dari Pandemi Covid-19 di Indonesia. Pasalnya, positivity rate PCR sekalipun sudah terjadi penurunan positive PCR harian menjadi 9.63% namun total Positive rate PCR masih berada di atas 20,64%.

Syarief Hasan mendorong, Pemerintah memperbanyak testing Covid-19, baik tes PCR/TCM maupun tes Antigen. "Spesimen yang dites harus diperbanyak karena penurunan spesimen pengetesan Covid-19 berpotensi menimbulkan abuse of data Covid-19 yang disampaikan kepada publik.", ungkap Syarief Hasan.

Terjadi penambahan Covid-19 pada hari ini yang mencapai 10.050 kasus positif harian. Namun, angka positif tersebut juga diikuti kasus kematian yang masih mencapai 591 kasus kematian pada Sabtu, (28/8/2021). Spesimen yang diperiksa sebesar 181.674 spesimen dari 104.314 orang yang dites.

Baca juga :
Bersyukur atas Pembebasan WNI, HNW Apresiasi KemLuRI

Syarief Hasan menilai, Pemerintah harus semakin memperbanyak testing untuk melokalisir Covid-19 di Indonesia.

"Pemerintah harus semakin memperbanyak orang/lebih meningkatkan spesimen yang dites sehingga kasus positif dapat dideteksi, ditracking, dan dilokalisir serta tidak semakin menyebar kemana-mana. Jangan sampai terjadi pengurangan pengetesan yang membuat sulit mendeteksi orang yang terinfeksi Covid-19.", ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
MPR Bahas Kedaulatan Rakyat dalam Perspektif Demokrasi Pancasila

Syarief Hasan juga menilai, angka kematian juga masih sangat tinggi. "Angka kematian akibat Covid-19 masih sangat tinggi sehingga masih perlu perlakuan khusus agar terjadi pengurangan kasus kematian. Positivity rate PCR juga masih berada jauh di atas standar maksimal WHO.", ungkap Syarief Hasan.

Syarief Hasan juga mendorong Pemerintah untuk lebih memperketat pelaksanaan protokol kesehatan. "Pemerintah harus tegas dan humanis dalam menegakkan protokol kesehatan. Kami juga mendukung langkah Pemerintah yang tetap melarang masuknya WNA, namun langkah tersebut harus diikuti dengan pengawasan sehingga tidak terjadi lagi kasus masuknya WNA di masa pelarangan.", ungkap Syarief Hasan.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Ancaman Ruang Digital Tak Cukup Diatasi dengan Regulasi

Syarief Hasan juga menyebut, Pemerintah harus lebih mengoptimalkan/ meningkatkan lagi program vaksinasi. "Program vaksinasi harus dipercepat sehingga dapat terbentuk herd immunity. Harapannya, kekebalan dan imunitas kelompok dapat terbentuk, serta penyebaran Covid-19 dapat dihentikan.", tutup Syarief Hasan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Syarief Hasan Testing Covid-19 Protokol Kesehatan

Terpopuler

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777