https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Di Ponpes Modern Sunanul Muhtadin, Gus Jazil: Kita Didik Santri Seperti Kita Didik Anak Sendiri

Aliyudin Sofyan | Minggu, 08/08/2021 10:21 WIB



Gus Jazil juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid melakukan audiensi dengan para guru Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (7/8/2021). (Foto: MPR)

Gresik, Jurnas.com – Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan audiensi dengan para guru Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Sunanul Muhtadin di Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu (7/8/2021).

Jazilul Fawaid atau yang akrab disapa Gus Jazil mengatakan, para guru memiliki tugas mulia dan tidak gampang. Karena itu, seorang guru dalam mendidik para santri harus serius serta melakukan dengan penuh keikhlasan. ”Guru dalam mengajar harus ikhlas. Kita para guru harus mendidik santri atau murid-murid kita layaknya kita mendidik anak kita sendiri,” tutur Gus Jazil.

Menurutnya, mendidik siswa bukan perkara mudah dan hasilnya pun tidak bisa langsung bisa dilihat dalam waktu singkat.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Bangun Ekosistem Literasi dengan Langkah Nyata

”Mendidik itu proses jangka panjang. Kalau sekarang di Ponpes Sunanul Muhtadin baru ada SMP, ini hanya rangkaian awal. Kedepan akan kita buka SMK atau SMA. Jadikan tempat ini sebagai ladang untuk mendidik anak-anak menjadi generasi muda yang pintar, berkualitas,” tutur Gus Jazil.

Gus Jazil juga mengingatkan pentingnya menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Sebab, saat ini metode pembelajaran dengan banyak memberikan semacam hukuman (punishment) seperti yang dulu sering diterapkan, tidak lagi sesuai.

Baca juga :
Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia

”Santri usia SMP itu memang masih banyak waktu untuk bermain. Maka cara pembelajaran juga perlu dengan banyak menyuguhkan permainan. Belajar yang menyenangkan,” katanya.

Para guru juga diminta untuk menjadikan para santri cinta atau dekat dengan Alquran. Setiap hari, santri harus dibiasakan untuk membaca Alquran dan bersemangat untuk mencari ilmu.

Baca juga :
MPR Dorong Nasionalisme Generasi Muda Lewat LKBB-PB NTB 2026 di Mataram

”Senang untuk mencari ilmu itu basic-nya ya membaca. Anak-anak harus sering-sering diajak ke perpustakaan agar gemar membaca. Budaya membaca itu yang harus dikembangkan bagaimana anak-anak bergairah untuk membaca,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pendidikan menjadi persoalan serius yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Sebab, sistem pembelajaran daring dinilai memang tidak cukup efektif.

”Tantangan kita luar biasa, apalagi di dunia pendidikan. Saya takut ketika menghadapi situasi ini generasi ke depan seperti apa. Saya khawatir akan mengalami generasi yang kosong karena kita belum terbiasa pendidikan daring,” katanya.

Dikatakan Gus Yani, saat ini yang masih menerapkan proses belajar tatap muka hanya di pesantren karena proses pendidikan daring yang belum cukup optimal. Gus Yani juga berpesan kepada para siswa dan guru yang melangsungkan pendidikan tatap muka agar tetap menjaga protokol kesehatan. ”Generasi muda harus terus berkarya dan bermanfaat,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pengawas Yayasan Sekolah Alquran Sunanul Muhtadin Chalimatus Sa’diyah mengatakan, ini merupakan tahun pertama proses belajar mengajar di SMP Al Maajid yang ada di Ponpes Sunanul Muhtadin. Karena itu, pilot project ini harus berhasil. Sebab, tahun pertama ini akan sangat menentukan keberlanjutan dan juga menjadi rujukan.

Bu Nyai Chalimah juga mengingatkan para guru agar bisa mengajar dengan penuh keikhlasan. ”Kita harus memberikan yang terbaik. Anggap mereka anak-anak kita sendiri yang kita didik dengan penuh kasih sayang. Kita ajarkan mereka akhlaq-akhlaq Alquran,” tutur dosen Institut Ilmu Alquran (IIQ) Jakarta ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Jazilul Fawaid Sunanul Muhtadin Santri Baca Didik

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777