https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ozil Dibela Menlu AS, Disudutkan Eks Bintang City

Redaksi | Rabu, 18/12/2019 09:01 WIB



Pompeo, dalam cuitannya di Twitter membela sikap Ozil terhadap China, yang membuat tayangan Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu ditarik dari televisi China. Mesut Ozil

London, Jurnas.com - Pernyataan Mesut Ozil soal Muslim Uighur di Xinjiang, China, didukung oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (Menlu AS), Mike Pompeo. Namun sayang, rekannya sesama pesepak bola, Yaya Toure menyuruh dia fokus saja bermain sepak bola.

Pompeo, dalam cuitannya di Twitter membela sikap Ozil terhadap China, yang membuat tayangan Arsenal melawan Manchester City pada akhir pekan lalu ditarik dari televisi China.

"Gerai propaganda Partai Komunis Tiongkok dapat menyensor permainan Mesut Özil dan Arsenal sepanjang musim, tetapi kebenaran akan menang," tulia Pompeo.

Baca juga :
Intelijen Eropa Sebut China Diam-Diam Latih Tentara Rusia

"Partai Komunis tidak bisa menyembunyikan pelanggaran HAM berat yang dilakukan terhadap warga Uighur dan agama lain dari dunia," lanjut dia.

Sementara mantan bintang City yang kini bermain untuk klub China, Toure menolak mendukung kecaman Ozil atas pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

"Pemain harus tetap dengan sepak bola dan politisi ke politik, karena Anda tidak dapat terlibat dengan hal-hal seperti ini karena itu akan menarik banyak masalah dan banyak hal," ujar dia dilansir dari Telegraph pada Rabu (18/12).

"Sebagai seorang Muslim, itu rumit dan itu adalah pilihannya. Dia sudah melakukan komentarnya tapi saya pikir dia salah mengatakan itu," imbuh Toure.

Baca juga :
Trump Akui Tak Bahas Tarif Perdagangan saat Bertemu Xi Jinping

Sebelumnya, Dewan Muslim Inggris (MCB) mengkritik kebijakan The Gunners karena lepas tangan atas komentar Ozil, di tengah kekhawatiran kurangnya dukungan mereka terhadap bintang Liga Premier Muslim lainnya, termasuk Mo Salah, Sadio Mane, Paul Pogba, N`Golo Kante, Riyad Mahrez, dan Granit Xhaka.

Harun Khan, sekretaris jenderal MCB, mengatakan, "Banyak Muslim terkemuka merasa bahwa adalah tugas mereka untuk menggunakan profil tinggi mereka untuk memanggil penindasan, dan klub sepak bola harus menghormati nilai-nilai moral para pemain mereka dan berdiri bersama mereka melawan pelanggaran hak asasi manusia."



Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mesut Ozil Yaya Toure Muslim Uighur Xinjiang China

Terkini | Sabtu, 17/10/2026 06:58 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777