https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Alasan Agar Manusia Tidak Menjadi Dengki

Sundari | Minggu, 13/10/2019 03:47 WIB



Keimanan seseorang tidak akan sempurna sebelum dia menyayangi orang lain seperti mengasihi dirinya sendiri. Rasulullah bersabda: ilustrasi persahabatan manusia (foto: UPI)

Jakarta, Jurnas.com - Hidup manusia tidak akan tenang, pabila selalu termotivasi untuk sifat dengki. Bagi banyak orang, dengki itu adalah penyakit serius. Orang ini selalu tidak bisa menerima apa yang sudah dimilikinya.

Jika seseorang terkenal penyakit dengki, maka indrawinya sudah menjadi bebal. Yang akan terjadi bagi orang tersebut, akan dendam kepada orang lain, dia menginginkan sirnanya nikmat orang tersebut, mengumpatnya di majelis, berusaha mengambil kekayaannya, dan senang dengan kesusahan yg dideritanya.

Menurut ajaran Islam, Rasulullah memerintahkan umatnya untuk selalu menyayangi sesama manusia. Tidak hanya sesama muslim, tapi juga non-muslim pun mesti disayangi. Bahkan tidak hanya manusia, binatang dan tumbuhan pun harus disayangi dan tidak boleh dizalimi.

Dalam hadis ditegaskan, keimanan seseorang tidak akan sempurna sebelum dia menyayangi orang lain seperti mengasihi dirinya sendiri. Rasulullah bersabda:

“Tidak sempurna keimanan kalian sebelum mengasihi saudara seperti mengasihi diri sendiri” (HR: Bukhari dan Muslim)

Kemudian dijelaskan lagi oleh Imam al-Nawawi, wajib bagi umat Islam menyayangi non-muslim seperti halnya menyayangi diri sendiri. Orang yang tidak menyangi orang lain seperti menyayangi diri sendiri dikategorikan sebagai orang yang hasud atau dengki.

Dan oleh Imam al-Ghazali, dengki menjadi tiga kategori: pertama, berharap kenikmatan yang ada pada orang lain hilang dan kenikmatan orang lain itu pindah pada dirinya.

Kemudian, berharap kenikmatan yang ada pada orang lain hilang dan dia tidak peduli apakah kenikmatan itu pindah kepada dirinya atau tidak, yang penting orang lain tidak mendapatkan kenikmatan.

Yang Ketiga, orang yang berharap kenikmatan orang lain hilang apabila mereka mendapatkan kenikmatan yang lebih, tapi kalau nikmatnya sama, dia tidak iri dan dengki.

Dengki merupakan sifat yang tercela dan tidak diridhai dalam Islam. Sebab itu, marilah kita menyayangi sesama manusia seperti halnya menyayangi diri kita sendiri.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Penyakit Kehidupan Akibat Dengki Hadist Nabi Renungan Islam

Terpopuler

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777