https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Studi Ungkap Tinggi Badan Berhubungan dengan Diabetes

Eka Wahyu Pramita | Senin, 16/09/2019 06:15 WIB



Laki-laki dan perempuan berisiko lebih rendah sekitar 30 persen mengalami diabetes untuk setiap selisih 10 cm. Diabetes berkaitan dengan tinggi badan (Foto: Ilustrasi)

Jurnas.com - Tinggi badan ternyata berhubungan dengan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2, menurut sebuah studi dari Jerman dalam jurnal Diabetologia.

Hasil studi itu, seperti dilansir Indian Express, menunjukkan mereka yang berpostur pendek berisiko lebih besar terkena diabetes.

Untuk sampai pada temuan itu, para peneliti dari University of Potsdam dan German Institute of Human Nutrition Potsdam-Rehbruecke di Nuthetat mengamati lebih dari 2.500 pria dan wanita paruh baya di Jerman.

Baca juga :
Diabetes Diam-diam Merusak Jantung dari Dalam, Studi Ungkap Mekanismenya

Setelah menyesuaikan usia, gaya hidup, pendidikan, dan lingkar pinggang, para peneliti menemukan, mereka dengan postur tinggi dikaitkan dengan risiko diabetes yang lebih rendah.

Mereka juga mengevaluasi tinggi badan dengan mempertimbangkan tinggi saat duduk, panjang kaki, berat badan, tinggi total tubuh, lingkar pinggang dan tekanan darah.

Baca juga :
Jurnalis Italia Diperintahkan Membayar 5.000 Euro karena Ejek Tinggi Badan PM Meloni

Ketinggian yang diukur berkisar dari di bawah 169,7 cm hingga di atas 180,3 cm untuk pria dan di bawah 157,8 cm hingga di atas 168,1 cm untuk wanita.

Laki-laki dan perempuan berisiko lebih rendah sekitar 30 persen mengalami diabetes untuk setiap selisih 10 cm.

Baca juga :
Nicole Kidman Pernah Merasa Insecure dengan Tinggi Badannya

Kemudian, tambahan 10 cm tinggi badan berhubungan dengan risiko diabetes tipe 2 sekitar 41 persen lebih rendah pada pria dan 33 persen lebih rendah pada wanita.

Tetapi bagaimana tinggi badan bisa membuat perbedaan? Menurut para peneliti, bisa jadi orang yang berpostur pendek lebih mudah menumpuk lemak di hati lebih pendek dan rentan terhadap penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol dan peradangan.

Namun, penelitian itu tidak membuktikan hubungan sebab-akibat yang pasti.

Matthias Schulze, seorang profesor di Universitas Potsdam dan kepala departemen di German Institute of Human Nutrition Potsdam-Rehbruecke mengatakan, tinggi badan saja mungkin tidak menyebabkan "resistensi insulin" yang kemudian dapat menyebabkan diabetes tipe 2.

Sebaliknya, faktor-faktor lain yang terlibat dalam pertumbuhan mungkin memainkan peran dalam resistensi insulin dan tinggi badan orang dewasa. (ANT)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tinggi Badan Diabetes Tipe 2

Terkini | Selasa, 19/05/2026 04:08 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777