https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

GKR Hemas Ratu di Hati Rakyat

Herwin Wijaya | Jum'at, 09/08/2019 17:45 WIB



Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan fungsi dan peran anggota DPD, itu adalah amandemen konstitusi. Anggota MPR RI Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan, anggota DPD dituntut kreatif agar bisa memperjuangkan aspirasi daerah

Jakarta, Jurnas.com - Anggota MPR RI Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas mengatakan, anggota DPD dituntut kreatif agar bisa memperjuangkan aspirasi daerah. Pasalnya, hingga kini fungsi dan kewenangannya masih sangat terbatas. Sehingga dibutuhkan kreativitas, agar optimal dalam memperjuangkan aspirasi daerah yang diwakilinya.

Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan fungsi dan peran anggota DPD, itu adalah amandemen konstitusi. Tanpa adanya perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, kecil kemungkinannya bagi DPD bisa memiliki fungsi dan kewenangan yang lebih baik dibanding saat sekarang.

Sayangnya, untuk melakukan amandemen terhadap konstitusi tidaklah mudah. Dibutuhkan dukungan dan kekuatan politik, agar jalan perubahaan UUD 1945, itu bisa dilaksanakan.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

“Tahun 2007 kita hampir bisa melakukan perubahan. Waktu itu kita sudah mendapat dukungan dari 238 anggota MPR. Sayangnya, di tengah jalan mereka yang semula setuju terhadap amandemen mencabut dukungan sehingga perubahan UUD yang sudah di depan mata pun gagal dengan sendirinya”, kata GKR Hemas menambahkan.

Pendapat tersebut dikemukakan GKR Hemas, saat menyampaikan sambutan pada acara Bicara Buku bersama wakil rakyat. Acara tersebut berlangsung di gedung DPD Provinsi D. I. yogyakarta, Jl. Kusumanegara 133 Yogyakarta. Dua orang narasumber ikut membedah buku berjudul GKR Hemas Ratu Di Hati Rakyat. Keduanya adalah, Dr. Amiluhur Soeroso dan Dr. Haryadi Baskoro.

Baca juga :
Presiden Lebanon Siap Tempuh Cara Mustahil Setop Perang

GKR Hemas Ratu Di Hati Rakyat merupakan buku perjalanan hidup, khususnya pasang surut kiprah ratu Yogyakarta, itu di ranah politik. Buku tersebut ditulis selama lebih dari satu tahun. Selain itu, dibagian lain dalam buku tersebut juga ditulis masa-masa perkenalan dengan Sultan Hamengku Buwono X.

Sebelumnya, Kepala Biro Hubungan Masyarakat MPR RI Siti Fauziah dalam sambutannya mengatakan, sudah mengenal sosok GKR Hemas sejak lama. Di mata Siti Fauziah, GKR Hemas merupakan sosok yang santun dan inspiratif bagi kaum perempuan Indonesia. Karena itu MPR menyambut baik kerjasama penyelenggaraan acara bicara buku tersebut.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

“MPR sering mengangkat buku-buku yang bisa memberikan tuntunan bagi masyarakat. Buku berjudul GKR Hemas merupakan salah satunya. Buku ini sangat inspiratif, dan perlu diperkenalkan kepada masyarakat”, kata Siti Fauziah menambahkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777