https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kisah "Malu" Sahabat Nabi Muhammad Melayani Tamu

Sundari | Jum'at, 17/05/2019 05:25 WIB



Istrinya bingung dan menjawab, ilustrasi kisah sahabat Nabi Muhammad, Zaid bin Tsabit an-Najjari al-Anshari saat melayani tamu musafir di bulan puasa

Jakarta, Jurnas.com - Pesan Nabi Muhammad agar memuliakan tamu, bikin Zaid bin Tsabit an-Najjari al-Anshari putar otak. Maklum saja, salah satu sahabat Nabi yang dikenal sebagai penulis dan surat Nabi akan kedatangan tamu seorang musafir yang tak memiliki bekal.

Tsabit dikenal sebagai  keturunan Bani Khazraj yang mulai tinggal bersama Nabi Muhammad ketika hijrah ke Madinah. Dia sosok sejak usia 11 tahun telah dapat menghafal 11 surah Alquran. Juga turut serta bersama Nabi Muhammad dalam perperangan Khandaq dan peperangan-peperangan lainnya.

Nabi Muhammad mengenal Tsabit  sebagai orang yang sangat dermawan. Diriwayatkan Tafsir al Ma`tsur karangan Imam Jalaluddin, Zaid dikenal mempunyai sifat mulia.

Baca juga :
Raudhah, Tempat yang Wajib Dikunjungi Para Jemaah Haji di Madinah

Saat itu, sebelum waktu maghrib, rumah Tsabit kedatangan tamu musafir yang tak memiliki bekal untuk berbuka puasa. Sedangkan saat itu, kondisi keuangan Zaid sedang kesulitan. Makanan yang dipunyai terbatas hanya untuk berbuka bersama keluarganya.

Mau tidak mau, Tsabit tetap mempersilakan masuk tamunya. Kemudian dia berbisik kepada istrinya, "Apakah ada makanan untuk petang ini?"

Baca juga :
Mengapa Kisah Bani Israil Sering Diulang dalam Al-Qur`an? Ini Maknanya

Istrinya bingung dan menjawab, "demi Allah, wahai suamiku. Tidak ada lagi makanan yang kusimpan, terkecuali sedikit."

Dapat jawaban itu, Tsabit terdiam. Tsabit menyuruh istrinya mematikan lampu saat berbuka puasa nanti. Ketika berbuka, makanan dipersiapkan dan tamu dipersilahkan menyantap hidangan. Saat itu juga, lampu mati. Tak ada yang terlihat antara keluarga Tsabit dan tamu.

Baca juga :
Kekaisaran Besar Menguasai Dunia di Zaman Rasulullah, dari Bizantium-Persia

Yang terdengar hanya suap kunyahan mulut  seolah-olah sedang menyantap makan. Padahal, Tsabit dan keluarganya tidak ada yang menyentuh makanan saat itu.

Esok harinya, tamunya pamit melanjutkan perjalanan. Di majelis, Tsabit bertemu Nabi Muhammad. Tiba-tiba Nabi tersenyum dan bersabda. "Wahai Tsabit, Allah SWT menghargai pelayananmu terhadap tamumu semalam."

Mendengar jawaban sabda Nabi Muhammad, Tsabit sontak kaget dan dirinya merasa malu dengan caranya melayani tamu. Ada rasa malu kepada Nabi namun terharu.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hikmah Ramadan Zaid bin Tsabit Nabi Muhammad

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777