https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Satwa Liar di Sungai Inggris Terkontaminasi Kokain

Redaksi | Kamis, 02/05/2019 11:50 WIB



Kokain ditemukan pada 100 persen sampel yang dianalisis. Sampel uji juga mengungkapkan adanya beberapa pestisida yang dilarang di Eropa Udang air tawar Gammarus pulex adalah satu sampel dari 15 lokasi yang para peneliti di Kings College London dilaporkan positif menggunakan obat-obatan terlarang dan obat-obatan. Dalam tes mereka, kokain ditemukan dalam 100 persen sampel yang diuji. Foto oleh Kings College London

Jakarta, Jurnas.com - Sebuah analisis terhadap satwa liar di sungai-sungai Inggris telah mengungkapkan keberadaan sejumlah kecil kokain dan obat-obatan, meningkatkan kekhawatiran baru tentang proliferasi dan persistensi bahan kimia berbahaya di air tawar.

Para ilmuwan di University of Suffolk di Inggris menguji spesies air tawar di 15 lokasi berbeda di county Suffolk, yang hasilnya diterbitkan minggu ini di jurnal Environmental International.

Kokain ditemukan pada 100 persen sampel yang dianalisis. Sampel uji juga mengungkapkan adanya beberapa pestisida yang dilarang di Eropa. Para peneliti juga mengidentifikasi keberadaan beberapa obat-obatan dalam spesies air tawar, serta sejumlah kecil ketamin obat terlarang.

Baca juga :
Miris! Semua Sungai Inggris Tercemar Polusi Plastik

"Walaupun konsentrasinya rendah, kami dapat mengidentifikasi senyawa yang mungkin menjadi perhatian bagi lingkungan dan yang terpenting, yang dapat menimbulkan risiko bagi satwa liar," ujar Thomas Miller , peneliti di King`s College London dilansir UPI.

"Sebagai bagian dari pekerjaan kami yang berkelanjutan, kami menemukan bahwa senyawa yang paling sering terdeteksi adalah obat-obatan terlarang, termasuk kokain dan ketamin dan pestisida terlarang, fenuron," tambahnya.

Para ilmuwan terkejut menemukan keberadaan obat-obatan terlarang dalam spesimen air tawar.

"Kita mungkin berharap untuk melihat ini di daerah perkotaan seperti London, tetapi tidak di tangkapan yang lebih kecil dan lebih pedesaan," kata Leon Barron dari King`s College London.

Studi sebelumnya telah menyoroti bahaya pestisida untuk amfibi, dan proliferasi obat-obatan di saluran air telah dikaitkan dengan penyebaran bakteri yang kebal antibiotik.

"Kesehatan lingkungan telah menarik banyak perhatian dari masyarakat karena tantangan yang terkait dengan perubahan iklim dan polusi mikroplastik," kata Nic Bury, profesor dari University of Suffolk.

"Namun, dampak pencemaran kimia `tidak terlihat` - seperti obat-obatan - terhadap kesehatan satwa liar perlu lebih fokus di Inggris karena kebijakan seringkali dapat diinformasikan oleh studi seperti ini."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sungai Inggris Satwa Air

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777