https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kasus Campak Capai Rekor Tertinggi di AS

Redaksi | Kamis, 25/04/2019 14:50 WIB



Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan jumlah kasus campak di seluruh dunia meningkat 300 persen selama tiga bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode waktu yang sama tahun lalu. Ilustrasi wabah campak (Foto: Bestonlinemd)

Jakarta, Jurnas.com - Pejabat Kesehatan Amerika Serikat menyebut kasus campak di Amerika Serikat telah melampaui angka tertinggi sejak penyakit ini dieliminasi di negara itu pada tahun 2000 silam.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan mereka mencatat 695 kasus campak dari 22 negara bagian untuk 2019, melampaui jumlah 2014 yang berjumlah 667.

"Ini adalah jumlah terbesar kasus yang dilaporkan di Amerika Serikat sejak campak dihilangkan dari negara ini pada tahun 2000," kata CDC dalam sebuah pernyataan dilansir UPI.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

CDC mengaitkan jumlah kasus yang memecahkan rekor dengan beberapa wabah besar, khususnya di Negara Bagian Washington dan New York.

"Semakin lama wabah ini berlanjut, semakin besar kemungkinan campak akan kembali mendapatkan pijakan yang berkelanjutan di Amerika Serikat," kata CDC.

Baca juga :
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat

Wabah baru-baru ini dimulai ketika para pelancong yang tidak divaksinasi yang mengunjungi negara-negara yang mengalami wabah kembali ke Amerika Serikat, membahayakan orang-orang di komunitas mereka yang belum divaksinasi, CDC.

Sekretaris Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Alex Azar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa campak bukanlah penyakit masa kanak-kanak yang tidak berbahaya dan bahwa menderita penyakit itu "dapat dihindari."

Baca juga :
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal

"Kami memiliki kemampuan untuk melindungi anak-anak dan komunitas kami dengan aman," katanya. "Vaksin adalah solusi kesehatan masyarakat yang aman dan sangat efektif yang dapat mencegah penyakit ini. Vaksin campak adalah salah satu produk medis yang dipelajari secara luas yang kami miliki, dan keamanannya telah ditetapkan selama bertahun-tahun di beberapa studi vaksin terbesar yang pernah dilakukan."

Awal bulan ini, Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan jumlah kasus campak di seluruh dunia meningkat 300 persen selama tiga bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode waktu yang sama tahun lalu.

WHO mengatakan "keragu-raguan vaksin," yang merupakan "keengganan atau penolakan untuk melakukan vaksinasi terlepas dari ketersediaan vaksin," adalah satu dari 10 ancaman terhadap kesehatan global pada 2019.

Azar mengatakan dengan minggu depan menjadi Pekan Imunisasi Bayi Nasional, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan akan memulai kampanye untuk mengedukasi masyarakat bahwa vaksin itu aman.

"Semua orang Amerika akan lebih aman dan sehat jika kami menerima vaksin campak sesuai jadwal yang disarankan," katanya.

CDC mengatakan akan merilis pembaruan untuk jumlah kasus campak 29 April.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kasus Campak Amerika Serikat

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777