https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahyudin Ajak Generasi Milineal Perangi Hoax dan Korupsi

Rizki Ramadhan | Minggu, 10/02/2019 08:40 WIB



Seluruh warga negara diundang ke tempat pemungutan suara untuk memilih dalam Pemilu serentak, baik memilih Presiden maupun anggota DPR, DPRD Kabupaten/kota, dan DPR Provinsi serta anggota DPD. Wakil Ketua MPR Mahyudin

Kutai - Di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara, Tenggarong, Kalimantan Timur, 9 Februari 2019, Wakil Ketua MPR Mahyudin mengingatkan kepada mereka bahwa tanggal 17 April 2019, seluruh warga negara diundang ke tempat pemungutan suara untuk memilih dalam Pemilu serentak, baik memilih Presiden maupun anggota DPR, DPRD Kabupaten/kota, dan DPR Provinsi serta anggota DPD.

Diakui, menjelang Pemilu banyak hoax yang bertebaran di media sosial. "Hoax ini menyerang semua pihak yang bertarung dalam Pemilu Presiden", paparnya. Menurut Mahyudin hoax muncul dari para haters. "Haters merupakan sosok yang mempunyai kecemburuan pada pihak lain dengan kadar yang tinggi", paparnya. Diharap masyarakat selalu jeli dalam melihat dan menyikapi informasi yang ada. Untuk itu dirinya mengajak generasi milineal memerangi hoax. "Jangan percaya hoax", tegasnya.

Bagi Mahyudin mengkritik itu sah-sah saja namun ditegaskan kritik yang disodorkan sifatnya harus membangun. Meski demikian bila ada pemimpin yang sukses membangun, dianjurkan masyarakat harus mengapresiasi kinerjanya.

Baca juga :
Fasilitasi Bakat Generasi Milenial dan Alpha, Uhamka Lucurkan UCT

Dalam Pemilu Presiden menurutnya siapa saja bebas memilih calon yang ada. "Yang terpilih adalah Presiden kita", tegasnya. Dirinya mengajak memilih pemimpin yang memiliki integritas. Diakui saat ini banyak pejabat ditangkap KPK karena melakukan tindak korupsi. Banyaknya pejabat melakukan tindakan korupsi bisa jadi akibat dari sistem Pemilu yang berbiaya tinggi. Banyak politisi melakukan money politik sehingga mereka mengeluarkan uang banyak.

"Dari sinilah mereka berpikir bagaimana mengembalikan uang bila terpilih", ungkapnya. Akibatnya mereka melakukan korupsi. Selama ini ada anggapan terjun dalam dunia politik akan membuat orang cepat kaya. Anggapan yang demikian dibantah oleh Mahyudin. "Kalau mau kaya jangan jadi politisi, jadi pengusaha saja", tegasnya. 

Baca juga :
HNW : Songsong Indonesia Emas, Penting Bagi Generasi Milenial dan Generasi Z, Amalkan Pancasila

Diakui politik kita berbiaya tinggi sehingga dari sinilah menyebabkan kekuatan kapitalisme masuk ke dalam demokrasi. Kekuatan kapitalisme itulah yang membiayai peserta Pemilu. Agar demokrasi tak dirusak oleh kekuatan modal, Mahyudin mengajak generasi milineal untuk mengatakan Say No To Money Politic.

Tak hanya itu pesan yang disampaikan Mahyudin. Ia juga berharap mahasiswa belajar baik-baik agar sukses. Baginya selalu ada harapan bagi orang yang punya kemauan. "Jangan mudah menyerah", ucapnya. "Setelah kesulitan ada kemudahan", tambahnya.

Baca juga :
Anggota DPR Minta BUMN Kreatif Bentuk Sistem Produk Perumahan untuk Generasi Milenial
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Generasi Milenial Perangi Hoax

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777