https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korban Tewas Wabah Ebola di Kongo Tembus 500

Supianto | Minggu, 10/02/2019 07:25 WIB



Kalenga mengatakan bahwa, untuk pertama kalinya, program vaksinasi telah melindungi 76.425 orang dan mencegah ribuan kematian. Seorang ibu dari seorang anak, yang diduga meninggal dunia karena Ebola, menangis di dekat peti matinya di Beni, Provinsi DRC Kivu Utara (Foto: Goran Tomasevic/Reuters)

Kongon, Jurnas.com - Menteri Kesehatan Kongo, Oly Ilunga Kalenga, mengungkapkan  bahwa lebih dari 500 orang tewas akibat wabah Ebola terbaru di Kongo. Ribuan lainnya yang masih tertolong lewat program vaksinasi.

"Secara total, ada 502 kematian dan 271 orang sembuh," kata buletin kementerian kesehatan yang diterbitkan Jumat (8/2) waktu setempat, dilansir dari Al Jazeera.

Kalenga mengatakan bahwa, untuk pertama kalinya, program vaksinasi telah melindungi 76.425 orang dan mencegah ribuan kematian. "Saya yakin kami telah mencegah penyebaran epidemi di kota-kota besar di kawasan itu," katanya.

Baca juga :
WHO Curiga Wabah Ebola di Kongo Sudah Menyebar Berbulan-bulan
"Tim-tim itu juga berhasil mencegagh penyebaran epidemi ke negara-negara tetangga," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa masalah besar yang dihadapi Kongo saat ini  adalah mobilitas penduduk yang tinggi.

Baca juga :
Cegah Ebola, Bahrain Tangguhkan Kedatangan Wisatawan dari 3 Negara Afrika

Wabah Ebola dimulai Agustus lalu di wilayah Kivu Utara, yang berbatasan dengan Uganda dan Rwanda.Sayap Spanyol dari lembaga bantuan Doctors Without Borders (MSF) melaporkan di Twitter pada hari Sabtu bahwa ada lonjakan kasus sejak 15 Januari.

"Rwanda, Uganda, dan Sudan Selatan di utara sekarang dalam keadaan siaga," tambahnya.

Baca juga :
Wabah Ebola di Kongo Meluas, WHO Tetapkan Status Darurat

Sekedar diketahui, Ebola adalah penyakit menular serius yang dapat menyebar dengan cepat melalui sejumlah kecil cairan tubuh, menyebabkan pendarahan internal dan berpotensi kematian.

Wabah terakhir adalah yang kesepuluh di DR Kongo sejak Ebola pertama kali terdeteksi di sana pada tahun 1976.

Wabah mematikan adalah yang terbesar kedua dalam sejarah, di belakang wabah Afrika Barat yang menghancurkan yang menewaskan ribuan beberapa tahun yang lalu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Situasi keamanan di timur negara itu, di mana pemberontak bersenjata telah meneror penduduk selama bertahun-tahun, telah membuat mengobati penyakit ini sulit.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wabah Ebola Kongo Program Vaksin

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

Humanika

Sabtu, 11/07/2026 01:30 WIB

11 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Jum'at, 10/07/2026 20:01 WIB

Sejumlah Alasan Menikah Memerlukan Mahar

Jum'at, 10/07/2026 17:01 WIB

Begini Tata Cara Salat Hajat, Catat Ya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777