https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sentuhan Inovasi Jadi Kunci Hadapi Era Industri 4.0

Redaksi | Selasa, 29/01/2019 16:05 WIB



sumber daya lokal perlu diberikan sentuhan inovasi untuk mendukung pembangunan berbasis inovasi untuk menghadapi era industri 4.0, yang saat ini menjadi trend dalam dunia industri secara global. Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe di acara workshop

Jakarta - Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Jumain Appe menilai sumber daya lokal perlu diberikan sentuhan inovasi untuk mendukung pembangunan berbasis inovasi untuk menghadapi era industri 4.0, yang saat ini menjadi trend dalam dunia industri secara global.

Menurut Jumain, daerah-daerah di Indonesia memiliki potensi untuk mengemban produk-produk lokal dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi.

"Pemerintah daerah harus berkolaborasi perguruan tinggi setempat untuk membantu pengembangan produk-produk lokal. Bahkan bisa juga menggandeng perguruan tinggi lainnya," kata Jumain kepada awak media di acara workshop "Tindak Lanjut Rakernas Kemristekdikti 2019 Bidang Penguatan Inovasi" di Jakarta, Selasa (29/01).

Baca juga :
Terkait Inovasi, Perguruan Tinggi Harus Berani Membuka Diri

Produk lokal, lanjut Jumain, apabila diberikan sentuhan inovasi maka akan memiliki nilai jual yang tinggi, bukan hanya laris di nasional bahkan bisa meningkat ke level internasional.

Namun menurut Jumain, perlu adanya dorongan dari pemerintah untuk terus menggenjot perguruan tinggi untuk melakukan inovasi-inovasi sehingga menghasilkan produk yang bisa dipasarkan dan membantu pembangunan nasional.

Baca juga :
Hadapi Era 4.0, Perguruan Tinggi Islam Harus Bertransformasi

"Perlu adanya dorongan pemerintah untuk melakukan inovasi secara nasional, sehingga produk-produk yang dihasilkan perguruan tinggi tak hanya membantu pembangunan daerah, tapi juga pembangunan nasional," tuturnya.

"Kekuatan ekonomi untuk bersaing hingga mancanegara terletak di sumber daya yang diberi sentuhan inovasi," tambahnya.

Baca juga :
Pemerintah Dorong Klaster Inovasi Nilam Demi Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Senada dengan Jumain, Direktur Sistem Inovasi Kemristekdikti, Ophirtus Sumule, menyebutkan, 2019 ada sejumlah klaster inovasi daerah yang digenjot.

"Inovasi lokal yang digenjot di tahun 2019 seperti industri nilam di Aceh, kelapa Minahasa Selatan, Garam Sulawesi Selatan, Kopi di Toraja, Pala di Maluku Utara, coklat di Sulawesi Tenggara dan rumput laut di Sulawesi Selatan," katanya.

Untuk itu, lanjut Uphirtus, Kemristekdikti menyiapkan anggaran sekitar Rp 8 miliar untuk pengembangan klaster-klaster lokal tersebut, yang bantuannya nanti akan disesuaikan dengan jenis produk yang ingin dikembangkan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pengembangan Inovasi Era Industri Jumain Appe

Terpopuler

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

Selasa, 23/06/2026 05:05 WIB
Humanika

Menikahi Janda Anak Satu, Apakah Wajib Menafkahi Anaknya?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777