https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ganti Baterai Smartphone Bisa Selamatkan Dunia

Redaksi | Kamis, 17/01/2019 11:15 WIB



Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas MsMaster Kanada menemukan bahwa mengganti baterai tidak hanya akan membantu pengguna smartphone, tetapi juga bisa membantu menyelamatkan planet ini. Ilustrasi handphone rusak (foto:The National)

Jakarta – Sebuah penelitian yang dilakukan Universitas MsMaster Kanada menemukan bahwa mengganti baterai tidak hanya akan membantu pengguna smartphone, tetapi juga bisa membantu menyelamatkan planet ini.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Cleaner Production, memiliki berita buruk untuk jejak karbon pengguna ponsel cerdas: Pada tahun 2007, industri TIK menyumbang sekitar satu persen dari emisi gas rumah kaca, tetapi pada 2017 yang telah tiga kali lipat dan diperkirakan akan melonjak hingga 14 persen pada 2040.

Menurut sebuah studi terbaru oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, dunia secara keseluruhan menghasilkan 44,7 juta metrik ton yang disebut "limbah elektronik" pada 2016 lalu. Pasalnya, lebih banyak yang membuang smartphonenya ketimbang mengganti baterai yang sudah rusak.

Baca juga :
20 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Apa yang menyebabkan ini? Menurut Dewan Literasi Lingkungan: "Konsumen menggunakan ponsel selama rata-rata 18 bulan sebelum mereka membuangnya, periode yang jauh lebih pendek daripada siklus hidup ponsel yang lebih tua."

Dan terlepas dari kenyataan bahwa orang memiliki hubungan yang hampir sekali pakai dengan smartphone mereka, orang tidak mendaur ulang mereka.

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh

“Berdasarkan penelitian kami dan sumber-sumber lain, saat ini kurang dari 1 persen smartphone sedang didaur ulang. Untuk itu harusnya para pengguna tidak buru-buru membuang handphonenya melainkan hanya mengganti baterai saja,” ujar Lotfi Belkhir, penulis studi McMaster University,.

Ada juga daftar panjang logam mulia yang digunakan dalam pembuatan smartphone, termasuk emas, perak, tembaga, platinum, dan paladium.

Baca juga :
Ciptakan Ruang Aman, Kemdiktisaintek Dorong Kampus Bentuk Satgas PPKPT

Meskipun hanya sedikit jumlah masing-masing yang digunakan, fakta bahwa sekitar 4,6 miliar orang memiliki ponsel pintar pada tahun 2018, dan tingkat penggunaannya pada kami berarti sedikit komponen berharga yang digunakan kembali atau didaur ulang.

"Satu juta ponsel dapat mengirimkan hampir 16 ton tembaga, 350kg perak, 34kg emas dan 15kg palladium. Jadi itu pasti menambah,” ujar penelitian tersebut.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ganti Baterai Emisi Gas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777