https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pusing Berkepanjangan? Waspada Tumor Otak

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 15/01/2019 10:16 WIB



Radiasi dan paparan zat kimia bisa menjadi pemicu faktor risiko serangan tumor otak.  Ilustrasi otak (foto: Google)

Jakarta - Apakah Anda sering merasa pusing berkepanjangan, kadang kambuh dan tak kunjung pulih atau penglihatan kabur dari waktu ke waktu? Terkadang juga masih ada ganjalan di bagian mata Anda ? Hati-hati hal ini menjadi pertanda ada tumor di bagian otak Anda.

“Kalau pusing jangan diremehkan. Memang ini contoh subjektif, kurang tidur misalnya bisa pusing. Namun, jika ada yang mendorong di pagi hari, periksa di dokter, bisa saja ada tumor di otak, ”ujar spesialis bedah saraf dari Pusat Otak dan Tulang Belakang Komprehensif Surabaya, dr. Agus C. Anab, SpBS dikutip dari laman berita Antara.

Agus juga mengatakan sebagian besar penderita tumor otak memperbaiki masalah penglihatan dan tidak memahami keberadaan tumor dalam otak. Seringkali diketahui oleh dokter saat sudah terlambat.

Baca juga :
Hari Tumor Otak Sedunia, Saatnya Kenali Gejala dan Waspadai Risikonya

“Penglihatan kabur, kacamata dipikir kelainan atau gangguan saraf. Banyak yang datang dalam kondisi terlambat, sudah terjadi gangguan mata tidak bisa melihat. Saraf punya keterbatasan, kompilasi sudah tertekan lama (karena tumor misalnya) sulit kembali normal, ”jelas Agus.

Salah satu pembunuhan diam-diam di dunia kesehatan adalah tumor otak. Alangkah baiknya memeriksakan ke dokter setelah mendapati gejala penglihatan kabur, mendorong, mual, melemparkan, kejang sampai kehilangannya anggota gerak. Penyebab sebagian besar faktor risiko yang menyebabkan tumor otak.

Baca juga :
Belum Pulih dari Operasi Tumor Otak, Michael Bolton Batalkan Konser di London

Faktor risiko ini antara lain pewaris (diwariskan dari orang tua), virus onkogen, radiasi misalnya dari smartphone, zat kimiawi termasuk penyedap rasa, pil KB dan rokok.

“Angka kejadiannya 25 ribu per tahun di Indonesia. Sebagian besar pasien datang pada saat lanjut, sudah terlambat. Untuk itu perlu periksa atau deteksi dini, ”tutur Agus.

Baca juga :
Tom Parker Kaget Mahalnya Biaya Pengobatan Tumor Otak
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tumor Otak Pusing Berkepanjangan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777