https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Musik Pengaruhi Mood Kreatif bagi Pendengarnya

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 05/12/2018 17:31 WIB



Saat mendengarkan musik favorit, tubuh akan mengeluarkan hormon pemicu kebahagiaan seperti dopamin dan serotonin. Ilustrasi mendengar musik (Foto: People`s Daily)

Jakarta - Musik adalah bahasa universal yang dapat menjadi alat komunikasi mengandung irama, lagu dan keharmonisan. Peran musik menjadi bagian terpenting dalam keseharian hidup manusia.

Mendengarkan musik dapat memberi efek terhadap perasaan seseorang, selain membuat suasana hati lebih tenang dan senang, musik juga dapat menambah semangat saat beraktifitas bahkan dapat membantu seseorang menjadi lebih fokus.

Berdasarkan studi yang dilakukan Simone Ritter dari Radbound University di Belanda dan Sam Ferguson dari University of Technology Sydney, Australia, yang melakukan riset terhadap 155 orang  untuk mengetahui efek yang ditimbulkan oleh musik terhadap kemampuan kognitif seseorang.

Baca juga :
Wamensos Pastikan Renovasi Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Mulai Jalan

Partisipan dibagi menjadi beberapa kelompok dan harus mendengarkan satu dari empat genre musik yang berbeda yaitu musik bertempo tenang, bahagia, sedih dan gelisah serta grup yang tidak mendengarkan musik apapun.

Setelah musik mulai diperdengarkan, partisipan mulai mengerjakan beberapa tugas terkait dengan kemampuan kognitif otak. Dari hasil analisa penelitian ditemukan bahwa grup yang mendengarkan musik dengan tempo cepat atau bertema bahagia dapat memberikan solusi yang inovatif dalam menghadapi masalah serta dapat memberikan ide-ide kreatif.

Baca juga :
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Setiap 20 Mei, Ini Sejarahnya

Dari hasil penelitian Dr. Teresa Lesiuk dari University of Windsor, Kanada juga menunjukan bahwa musik dapat membantu menyelesaikan tugas repetitif lebih cepat dengan kesalahan yang minim. Dampak positif ini bukan berasal dari musik itu sendiri, tapi efek dari lagu terhadap mood pendengarnya.

Saat mendengarkan musik favorit, tubuh akan mengeluarkan hormon pemicu kebahagiaan seperti dopamin dan serotonin. Pekerja pabrik, akuntan, bahkan dokter bedah pun gemar mendengarkan musik untuk meningkatkan mood dan mengurangi stres.

Baca juga :
Menhaj Bertolak ke Saudi Pimpin Amirulhaj, Pastikan Layanan Jemaah Terkawal

Lalu bagaimana musik dapat membuat pendengarnya lebih fokus saat bekerja?

Menurut Will Henshaw, seorang multi-instrumentalis, jenis musik yang paling cocok untuk membantu seseorang agar lebih fokus bergantung pada tipe otak. Namun, musik elektronik bertempo cepat (dance atau trance) yang kemudian diikuti dengan musik bertempo lambat, seperti musik klasik, adalah pilihan terbaik.

Musik pengiring bekerja terbaik menurut Henshaw, adalah musik yang tak ingin anda dengar. Dan saat sedang fokus bekerja, musik yang sudah anda pilih ini akan mengabur sampai-sampai anda tak lagi sadar bahwa anda sedang mendengarkannya. Otak akan memelankan musik yang anda dengar sehingga dapat mendongkrak fokus anda.

Di era digital saat ini mendengarkan musik semakin mudah, melalui perangkat smartphone, desktop maupun laptop,  anda dapat langsung menikmati playlist maupun musik streaming.

Deezer, sebuah aplikasi musik streaming dengan sentuhan paling personal di dunia memiliki library musik dengan kualitas terbaik dan terbesar yaitu sebanyak lebih dari 53 juta lagu yang terdiri dari lagu-lagu terbaru dan juga lagu-lagu favorit lama dalam beragam pilihan genre.  

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Aplikasi Musik Kerja Kreatif

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777