https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kanker Serviks Renggut Nyawa Perempuan Setiap Hari

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 07/11/2018 20:56 WIB



Berdasarkan data GLOBOCAN 2012 di Indonesia, sebanyak 26 perempuan meninggal setiap hari karena kanker serviks Department Binus University berkolaborasi mengajak generasi muda Indonesia lindungi diri kanker serviks (Foto: Binus)

Jakarta - Berdasarkan data World Health Organization, jumlah angka kematian akibat kanker serviks akan meningkat hampir 50 persen pada tahun 2030.

Di Indonesia, kanker serviks adalah penyebab kematian kanker perempuan nomor 2 terbesar. Vaksinasi HPV merupakan upaya pencegahan primer terhadap kanker serviks yang perlu dilakukan bagi para perempuan sejak usia dini.

Meskipun Kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat dicegah dengan vaksinasi HPV,  sampai saat ini kanker tersebut masih menjadi penyakit yang ditakuti dan memakan banyak korban jiwa.

Baca juga :
Singgung Kasus Nadiem, Prof Romli Dorong Revisi Menyeluruh UU Tipikor

Berdasarkan data GLOBOCAN 2012 di Indonesia, sebanyak 26 perempuan meninggal setiap hari karena kanker serviks. Artinya, sebanyak lebih dari 9.000 keluarga di Indonesia ditinggalkan oleh ibu, anak perempuan dan istrinya karena kanker serviks setiap tahunnya.

Oleh karena itu, vaksinasi HPV penting dilakukan sedini mungkin, khususnya bagi para perempuan di usia remaja agar mengurangi risiko terkena
virus HPV. Jika kita tidak bertindak, kematian akibat kanker serviks akan meningkat hampir 50 persen pada tahun 2030.

Baca juga :
Baleg DPR: Kewenangan Hitung Kerugian Negara Milik BPK

dr. Cindy Rani, SpOG-KFER mengatakan kanker serviks banyak ditemukan pada perempuan usia produktif, dan dari keseluruhan kasus kanker serviks baru yang ditemukan di Indonesia, diketahui lebih dari 70 persen sudah pada stadium lanjut.

Pada kondisi ini, pengobatan menjadi lebih sulit, lebih mahal serta tingkat keberhasilan juga menurun. Padahal, kanker serviks merupakan satu-satunya kanker yang dapat
dicegah.

Baca juga :
Ini Golongan yang Berhak Menerima Daging Kurban Sesuai Syariat Islam

"Oleh karenanya, saya sangat menghimbau untuk para perempuan segeralah lindungi diri melalui pencegahan dengan vaksinasi HPV dan deteksi dini karena pencegahan jauh lebih baik serta lebih mudah daripada pengobatan," ujar dr Cindy.

Melihat kondisi yang mengkhawatirkan ini, pada kesempatan ini KICKS mendapatkan dukungan dari Wardah dan Communication Department Binus University memberikan edukasi kepada para mahasiswa mengenai kanker serviks, gejala dan pencegahannya.

Kegiatan ini penting untuk dilakukan mengingat para generasi muda Indonesia harus tetap menggapai mimpi dan cita-cita sehingga penting bagi mereka untuk melindungi diri mereka terlebih dahulu sebelum risiko kanker serviks merenggut mimpi mereka selama hidup.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kanker Serviks Vaksin HPV

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777