https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pakai Produk Fashion Berbahan Plastik? Mengapa Tidak

Eka Wahyu Pramita | Kamis, 30/08/2018 16:20 WIB



Apakah Anda pernah mengenakan produk fashion dari plastik, seperti apa prosesnya? Communications Manager H&M Karina Soegarda (Foto: Ecka Pramita)

Jakarta - Sekilas jika dilihat biasa, pakaian atau produk fashion yang terbuat dari materi plastik tidak nampak. Namun ternyata ada beberapa produk yang dibuat dengan memanfaatkan limbah sampah plastik.

Communications Manager H&M Karina Soegarda mengatakan sebagai salah satu perusahaan mode terbesar di dunia ia percaya dapat memberikan kontribusi dalam menyelesaikan masalah lingkungan seperti masalah sampah plastik.

"Melalui program Bottle 2 Fashion, kami menghadirkan fashion yang ramah lingkungan dengan memproduksi barang  fashion berbahan serat polyster sebagai bentuk nyata dan komitmen kami pada konsep bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.

Baca juga :
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi
Salah satu produk H&M yang berbahan plastik polyster ialah sarung tangan yang di-mix dengan kain wool, sebanyak 12 persen berasal dari plastik. Karina mengtakan ke depannya juga akan memproduksi kaus dengan material plastik.

Mekanisme urutan proses produksi, lanjut Karina dimulai dari sampah plastik yang sudah dipilah dan dibersihkan.

Baca juga :
Terobosan: Plastik Diubah Jadi Bahan Bakar Hidrogen dengan Tenaga Surya

"Plastik kemudian diproses kecil-kecil atau diresin, kemudian proses selanjutnya menjadi serat fiber yang lalu bisa dimix dengan bahan lainnya seperti katun organik, satin, silk, wool dan lain sebagainya," ucap Karina.

Baca juga :
Adiknya Tersandung Kasus Epstein, Raja Charles Malah Healing
Program Bottle 2 Fashion telah dimulai sejak penandatanganan kerja sama antara Danone-Aqua dengan H&M pada 4 September 2017.

Skema kerja sama antara kedua belah pihak ini ialah dengan memperkuat pengumpulan sampah botol plastik di Kepulauan Seibu lalu mengolah sampah botol plastik tersebut menjadi bahan baku berupa cacahan plastik melalui Recycling Business Unit (RBU).

"Selanjutnya bahan baku tersebut dikirimakna ke fasilitas produksi H&M untuk kemudian didaur ulang menjadi produk fashion berupa sarung tangan yang sudah dijual di seluruh gerai tingkat global dan Indonesia," ucapnya.

Sementara itu, Sustainable Development Director Danone Indoesia menjelaskan jika program Bottle 2 Fashion diharapkan dapat mengurangi masalah sampah plastik di kepulauan Seribu.

"Program ini dapat menanggulangi masalah sampah dan menjadi bentuk nyata kami untuk mengumpulkan kembali lebih banyak sampah botol plastik dari yang kami gunakan. Hal ini juga sejalan engan gerakan bijak berplastik yang baru saja kmi luncurkan, sebagai upaya mengajak publik terlibat," pungkasnya.
 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Bottle 2 Fashion Sampah Plastik Fashion

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777