https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Studi: Tsunami Aceh 2024 Picu Penurunan Daratan di Singapura

Mutiul Alim | Senin, 13/07/2026 10:24 WIB



Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 9,2 di lepas pantai Sumatra pada 2004 silam telah menyebabkan daratan di Singapura tenggelam secara bertahap Pemandangan gedung di Singapura (Foto: Swapnil Bapat/Unsplash)

Singapura, Jurna.com - Gempa bumi dahsyat berkekuatan magnitudo 9,2 di lepas pantai Sumatra pada 2004 silam telah menyebabkan daratan di Singapura tenggelam secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya, menurut hasil penelitian terbaru para ilmuwan.

Meskipun pergeserannya hanya mencapai beberapa milimeter setiap tahunnya, sangat penting untuk mempertimbangkan pengukuran tersebut saat mempelajari kenaikan permukaan laut dan mengembangkan rencana adaptasi terhadap perubahan iklim.

Penelitian yang dipimpin oleh Nanyang Technological University (NTU) mengungkapkan bahwa gempa besar di Sumatra telah menyebabkan daratan menurun tidak hanya di Nusantara, tetapi juga di negara tetangga Malaysia dan Thailand.

Baca juga :
Kakak Beradik Yatim Piatu Korban Bencana Tsunami Aceh Sukses dengan Jaminan Taspen

Para ahli geologi dalam jurnal ilmiah Communications Earth & Environment menemukan bahwa tanah terus bergeser bahkan di tempat-tempat yang jaraknya lebih dari 600 km dari lokasi terjadinya gempa bumi.

"Ketika gempa bumi besar melanda, ini tidak hanya mengguncang tanah selama beberapa menit, namun memicu penyesuaian lambat jauh di dalam Bumi yang dapat berlanjut selama bertahun-tahun," kata Grace Ng, penulis utama studi tersebut dikutip dari Straits Times pada Senin (13/7).

Baca juga :
Selain di Aceh, Upacara Peringatan Tsunami Diadakan di Banyak Negara Asia

Para peneliti juga mengaitkan pergerakan ini dengan mantel yang lemah di bawah kerak Bumi di area yang dikenal sebagai backarc (busur belakang) Sumatra, wilayah luas di belakang gunung berapi Sumatra tempat Singapura, Malaysia, dan Thailand berada.

Untuk memahami aktivitas bawah tanah ini, tim menganalisis data pergerakan tanah hingga dua dekade dari stasiun Sistem Satelit Navigasi Global di seluruh Singapura, Malaysia, dan Thailand. Mereka kemudian membandingkan rekaman ini dengan model komputer dari lapisan Bumi.

Baca juga :
Wow! Kini Embrio Manusia Bisa Diciptakan tanpa Sperma

Mereka menemukan bahwa pergerakan yang diamati hanya bisa dijelaskan jika mantel atas di bawah backarc tersebut cukup lemah untuk mengalir perlahan seiring waktu. Saat material bawah tanah ini bergeser menjauh, kerak Bumi tenggelam di kota-kota di backarc Sumatra.

Studi sebelumnya pada 2025 yang meneliti penyebab pergerakan tanah vertikal menemukan bahwa tiga gempa bumi paling kuat di Sumatra menyebabkan Singapura tenggelam dengan kecepatan hingga 2,2 milimeter per tahun antara Desember 2004 dan April 2012.

Kecuali pada periode pergerakan tektonik ini, pulau utama tersebut secara umum stabil dengan penurunan yang mendekati nol, studi tersebut menemukan.

Profesor AXA-Nanyang di bidang Ilmu Bumi dan Lingkungan Emma Hill, penulis senior makalah tersebut, mencatat bahwa sebagian besar proyeksi permukaan laut saat ini berfokus terutama pada faktor iklim seperti pencairan es dan pemanasan laut.

"Studi baru kami menunjukkan bahwa penurunan daratan pasca-gempa adalah faktor penting dalam perubahan permukaan laut relatif regional," kata Hill.

"Memasukkan pergerakan geologis dalam ini ke dalam model kami akan membantu kami meningkatkan perencanaan pesisir untuk kota-kota dataran rendah," dia menambahkan.

Memperhatikan bahwa penurunan kumulatif Singapura berada pada skala sentimeter, Ng mengatakan masih ada waktu bagi pembuat kebijakan untuk bertindak.

Hingga saat ini, Ng mencatat bahwa memasukkan perubahan ketinggian daratan tektonik ke dalam penilaian permukaan laut lokal masih dalam tahap awal, di saat Selandia Baru dan Amerika Serikat di antara mereka yang mulai memperhitungkan efek ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gempa Sumatra Tsunami Aceh Daratan Singapura Hasil Penelitian

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777