https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Reformasi Birokrasi, Kemendes PDTT Bersama BNI Terapkan Smart Office

Rizki Ramadhan | Rabu, 01/08/2018 17:05 WIB



Kendati Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) adalah kementerian yang mengurusi daerah tertinggal, akan tetapi kementerian ini menjadi yang terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Begitu dikatakan salah satu pelawak ternama Indonesia, Lies Hartono atau akrab disapa Cak Lontong saat menjadi pembawa acara Peluncuran Smart Office Kemendes PDTT di Jakarta, Rabu 01/08 Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat Peluncuran Smart Office Kemendes PDTT di Jakarta, Rabu (01/08).

JAKARTA – Kendati Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) adalah kementerian yang mengurusi daerah tertinggal, akan tetapi kementerian ini menjadi yang terdepan dalam pemanfaatan teknologi. Begitu dikatakan salah satu pelawak ternama Indonesia, Lies Hartono atau akrab disapa Cak Lontong saat menjadi pembawa acara Peluncuran Smart Office Kemendes PDTT di Jakarta, Rabu (01/08).

“Jadi meskipun ngurusin desa, tapi tidak ndeso,” ujarnya.

Peluncuran Smart Office Kemendes PDTT dilakukan dalam rangka mendukung reformasi birokrasi (RB) untuk memperbaiki kinerja di lingkungan kementerian. Mengenai hal tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, penerapan smart office dilakukan agar data yang dibutuhkan oleh kementerian dapat diakses lebih cepat dan akurat. Dengan begitu, kebijakan dan pelayanan terhadap masyarakat desa dan daerah tertinggal akan menjadi lebih cepat.

“Kita memang telah berhasil melaksanakan amanah presiden dengan menyalurkan dana desa. Kita lihat penyerapan dana desa terus naik dari 82 persen (2015) sampai naik ke 99 persen (2017). Meski begitu PR kementerian ini masih banyak,” ungkapnya.

Ia mengatakan, peningkatan kinerja kementerian menjadi sangat penting mengingat Kemendes PDTT adalah bagian strategis dari pemerintahan yang menentukan maju atau tidaknya negara Indonesia. Menjawab tantangan tersebut Kemendes PDTT menjadi yang pertama dalam kabinet yang memunculkan smart office.

“Dalam smart office ini semua data langsung terintegerasi dalam database kepegawaian kita. Sehingga absen, file karyawan, semuanya langsung terintegerasi,” terangnya.

Menteri Eko mengatakan, Indonesia berawal dari negara miskin tanpa disadari telah tumbuh menjadi negara besar yang pada tahun 2050 diprediksi menjadi negara dengan kekuatan ekonomi nomor 4 dunia. Namun ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tersebut harus dibarengi dengan pengurangan angka kemiskinan.
“Indonesia walaupun saat ini kita sudah menjadi negara dengan ekonomi nomor 16 dunia, tapi kita punya banyak PR. Masih banyak masyarakat hidup miskin dan sebagian besara da di desa,” katanya.

Terkait hal tersebut menurutnya, untuk mengangkat desa tertinggal menjadi desa mandiri dan mengangkat derajat masyarakat miskin tak hanya cukup melalui uang, namun harus dibarengi oleh perencanaan yang baik, detil, serta pendampingan dan pengawasan yang baik pula.

“Semoga dengan smart office ini kita bisa melayani masyarakat di desa tertinggal menjadi lebih cepat. Sehingga terwujud masyarakat yang adil dan makmur,” ujarnya.

Di sisi lain, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur mengapresiasi penerapan smart office Kemendes PDTT. Menurutnya, sudah saatnya bahwa tata kelola kementerian tidak lagi dilakukan secara manual namun dilakukan secara digital.

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sesuai tugasnya adalah kementerian yang sangat strategis. Karena pondasi pembangunan ada di desa. Dengan majunya desa, pasti diikuti dengan kemajuan kota/ kabupaten dan lainnya,” ujarnya.

Baca juga :
Mendes Yandri Harap GP Ansor Manfaatkan Jaringan Dukung Pembangunan Desa
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Kemendes Kemendes PDTT Smart Office

Terkini | Minggu, 25/10/2026 18:39 WIB

News

Wamensos Dorong Muhammadiyah Perluas Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin

News

Militer Yaman Lumpuhkan 307 Petempur Houthi dalam 24 Jam

News

Cak Imin Dorong Penerima Bansos Mandiri, Target Kemiskinan 5 Persen di 2029

News

Target Khamis Mushait, Koalisi Arab Saudi Cegat Rudal Jelajah Houthi

News

Ajak Rakyat Rasional, Fahri: Kebijakan Prabowo untuk Menutup Kebocoran

News

Bentrokan Pecah di Roma, Massa Lempar Benda Peledak ke Polisi

Gaya Hidup

Bulan Purnama Hunter`s Moon Muncul 25–26 Oktober, Ini Cara Mengamatinya

News

Widya Pratiwi Kawal Penerbitan 27 Sertipikat Tanah Transmigran di Maluku

News

Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Penjaga Hutan dan Pencegah Karhutla

News

Kabut Asap 2026: Krisis Tidak Dapat Dibebankan kepada Indonesia Semata

News

Waspada Modus BSU 2026, Kemnaker Minta Pekerja Lindungi Data Pribadi

News

Bandara Riyadh Ubah Terminal Mulai 25 Oktober, Penumpang Diminta Cek Jadwal

News

Demo Anak Muda di Barcelona Berujung Ricuh, Toko Dijarah-Kontainer Dibakar

Humanika

Waktu Terbaik Membaca Ayat Kursi dalam Hadis Nabi Muhammad

News

Demo Yellow Vests, Prancis Dilaporkan Minta Operator Siaga Batasi Medsos

Humanika

Nabi Diutus untuk Menyempurnakan Akhlak, Ini Maknanya

Humanika

Pentingnya Mendengarkan Nasihat dari Orang Bijak

Kesehatan

Kampanye Kesadaran Kesehatan Paru-Paru Setiap 25 Oktober, Ini Tujuannya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777