https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penjelasan Medis Cacing Anisakis dalam Kemasa Makarel

Redaksi | Sabtu, 31/03/2018 16:24 WIB



Keluhan yang biasantara nyeri perut, mual, muntah, kembug, diare ada darah dan demam yang tidak terlalu tinggi. Temuan cacing pada ikan kalengan makarel menurut Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB ,FINASIM, FACP menerangkan larva cacing ini jika tertelan oleh manusia dalam keadaan hidup dapat menempel di dalam lambung atau usus halus menimbulkan berbagai keluhan.(FOTO : ISTIMEWA)

Jakarta - Cacing yang diketemukan pada ikan kalengan Makarel yang sedang heboh  saat ini  adalah cacing bernama Anisakis sp dan nama penyakitnya Anisakiasis. Dr. dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB ,FINASIM, FACP menerangkan larva cacing ini jika tertelan oleh manusia dalam keadaan hidup dapat menempel di dalam lambung atau usus halus menimbulkan berbagai keluhan.

Adapun keluhan yang biasanya nyeri perut, mual, muntah, kembug, diare ada darah dan demam yang tidak terlalu tinggi. "Selain itu keberadaan larva cacing ini pada tubuh manusia juga bisa menyebabkan reaksi alergi pada tubuh manusia yang bisa berakibat fatal," jelas dr. Ari kepada media hari ini, Sabtu (31/3).

Larva cacing Anisakis ini tidak bisa berkembang biak di tubuh manusia tapi bisa bertambah besar. Karena sejatinya siklus hidup cacing ini ada di dalam tubuh ikan.

Baca juga :
Ini Lima Manfaat Melakukan Meditasi di Pagi Hari

"Sejauh ini sebagai dokter penyakit dalam yang melakukan endoskopi saya tidak pernah menemukan secara langsung larva cacing Anisakis di saluran pencernaan pasien," jelasnya.

Tapi kata dr. Ari, ia pernah mendapatkan berbagai cacing lain seperti cacing gelang (Askaris), cacing cambuk (Trikuris)  atau cacing pita (Taenia) yang didapat melalui pemeriksaan endoskopi.

Baca juga :
Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah

Kembali ke cacing Anisakis ini, cacing ini memang sering ditemukan pada raw fish atau raw see food sehingga kasus penemuan cacing ini banyak ditemukan pada masyarakat Jepang yang menyukai Sashimi atau Sushi.

Seiring dengan mulai banyaknya restoran Jepang  di Indonesia yang menyediakan sushi atau sashimi maka diwaspadai peningkatan jumlah kasus ini pada masyarakat Indonesia.

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh

"Seperti yang terjadi di masyatakat Amerika jumlah kasus infeksi Anisakis ini sudah mulai rutin dijumpai," kata dr. Ari.

Bagaimana dengan larva Anakis yang ditemukan pada ikan Makarel ini hal ini jelas mustinya tidak terjadi dan ia sangat setuju ketika BPOM langsung bertindak atas produk-produk yang tercemar tersebut.

"Walau jika ikan yang mengandung larva tersebut dimasak sampai ikannya matang maka larva tersebut akan mati. Selain itu larva cacing tersebut sebenarnya juga akan mati jika disimpan dalam suhu -20 derajat celcius," jelasnya.

Apapun kita tetap harus tetap mewaspadai dan berhati-hati akan keberadaan larva tersebut yang mencemari makanan yang akan  kita konsumsi  terutama jika akan dikonsumsi secara mentah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cacing ikan makarel larva sehat alergi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777