https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Perilaku Tikus yang Menyerupai Manusia

Supianto | Selasa, 06/02/2018 08:30 WIB



Tikus ternyata memiliki sikap dalam perilaku timbal balik. Seekor tikus membantu tikus lain dengan membersihkan kotoran pada bigian lehernya yang sulit dijangkau (Foto: University of St Andrews)

Jakarta - Seperti halnya manusia, tikus ternyata juga berkerja sama. Tikus diketahui memiliki sikap perilaku timbal balik, membantu yang pernah membantu mereka.

Dalam percobaan yang dilakukan di University of St. Andrews, para peneliti menemukan, tikus lebih cenderung membantu teman-teman mereka dengan perawatan jika rekannya berbagi makanan.

Dalam percobaan tersebut, para ilmuwan menaburi air asin ke leher tikus, bagian dari tubuh yang sulit dijangkau, sehingga membutuhkan bantuan tikus lainnya. Tikus diberi mekanisme yang memungkinkan mereka berbagi makanan dengan teman sebayanya.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

Mereka menemukan tikus cenderung membantu perawatan, jika mereka diberi makanan. Studi yang dipublikasikan di jurnal Current Biology, menunjukkan, tikus juga cenderung berbagi makanan dengan mereka yang telah membantu mempelai pria mereka.

"Kami menemukan, tikus membandingkan dua layanan ini sesuai peraturan keputusan timbal balik langsung, misalnya `Saya membantu Anda karena Anda membantu saya,`" kata ahli saraf Manon Schweinfurth dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Studi Ungkap Alasan Manusia Bisa Terikat Emosional dengan Benda Mati dan AI

Penelitian sebelumnya mengungkapkan, kerja sama manusia membutuhkan kognisi kompleks dan menggunakan terlalu banyak energi otak. Namun, penelitian terbaru menunjukkan perilaku timbal balik tidak dibatasi oleh ukuran otak atau kompleksitas. Bahkan, lebah sekalipun terlibat dalam bentuk dasar perilaku timbal balik.

"Hasil ini menunjukkan bahwa perdagangan timbal balik antar hewan non-manusia mungkin jauh lebih luas daripada yang diperkirakan saat ini," kata Schweinfurth. "Ini tidak terbatas pada spesies berotak besar dengan kemampuan kognitif tingkat lanjut."

Baca juga :
Komisi I Dorong Pembentukan Satgas Siber Terpadu Berantas Judi Online
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Tikus Manusia

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777