https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ilmuwan Italia Kembangkan Padi Kecil untuk Dukung Misi Luar Angkasa

Agus Mughni | Jum'at, 11/07/2025 13:41 WIB



Di masa depan ketika manusia hidup di luar Bumi, kebutuhan akan makanan segar menjadi tantangan nyata. Proyek Moon-Rice, yang digagas sejumlah ilmuwan Italia, tengah mengembangkan varietas padi mini Ilustrasu persemaian padi (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Di masa depan ketika manusia hidup di luar Bumi, kebutuhan akan makanan segar menjadi tantangan nyata. Proyek Moon-Rice, yang digagas sejumlah ilmuwan Italia, tengah mengembangkan varietas padi mini—sebuah lompatan besar dalam upaya menciptakan sumber pangan yang tangguh untuk luar angkasa, sekaligus menjawab tantangan pangan di wilayah ekstrem di Bumi.

Mengapa Astronot Butuh Padi?

Dikutip dari Earth, selama ini, astronot mengandalkan pasokan makanan instan dari Bumi. Meski praktis, makanan siap saji ini seringkali kurang kandungan serat dan vitamin penting. Untuk misi jangka panjang ke Bulan atau Mars, tubuh manusia memerlukan makanan segar yang bernutrisi tinggi. Di sinilah padi masuk sebagai kandidat ideal—asal ukurannya cocok untuk ditanam di luar angkasa.

“Hidup di luar angkasa adalah soal daur ulang sumber daya dan keberlanjutan,” kata Dr. Marta Del Bianco, ahli biologi tanaman dari Badan Antariksa Italia. “Persis seperti masalah yang kita hadapi di Bumi.”

Baca juga :
Sahroni Desak Polisi Telusuri Pupuk Palsu yang Rugikan Petani Rp3,3T

Padi Harus Kecil tapi Tetap Produktif dan Begizi

Ukuran tanaman adalah tantangan utama. Varietas padi kerdil yang ada masih terlalu tinggi untuk sistem pertanian ruang angkasa. Targetnya adalah menciptakan "super-dwarf rice"—padi ultra-mini setinggi 10 cm yang tidak hanya kecil, tetapi juga tinggi hasil dan bergizi.

Namun, mengecilkan tanaman bukan tanpa risiko. Proses genetik yang menghambat hormon pertumbuhan tanaman (gibberellin) sering mengganggu daya kecambah dan produktivitas.

Baca juga :
Komisi IV: Kementan Harus Gandeng Polisi Tindak Tegas Mafia Beras

“Di luar angkasa, tanaman bukan hanya harus mungil, tapi juga harus efisien dan produktif,” jelas Del Bianco.

Kolaborasi Riset Lintas Universitas

Proyek ini merupakan kolaborasi antara tiga universitas ternama di Italia, di antaranya ialah Universitas Milan: ahli dalam genetika padi, kini tengah mengembangkan varietas mikro. Kemudian, Universitas Roma Sapienza: fokus pada manipulasi fisiologi tanaman untuk efisiensi produksi. Lalu, Universitas Naples Federico II: spesialis pertanian ruang angkasa.

Baca juga :
Kementerian Transmigrasi Gandeng Unpad Dorong Industrialisasi Ubi Jalar

Meski baru sembilan bulan berjalan dari total empat tahun, hasil awal dinilai menjanjikan.

Uji Coba di "Gravitasi Palsu"

Karena melakukan eksperimen langsung di luar angkasa sangat mahal, tim peneliti menguji reaksi tanaman dalam kondisi simulasi mikrogravitasi—dengan memutar tanaman agar arah gaya gravitasi tersebar merata ke seluruh sisi.

“Tanaman jadi tidak tahu mana arah atas atau bawah. Ini pendekatan terbaik yang bisa kami lakukan di Bumi,” ujar Del Bianco.

Lebih dari Sekadar Nutrisi: Tanaman untuk Kesehatan Mental

Manfaat tanaman segar bukan hanya untuk tubuh, tapi juga untuk pikiran. Merawat tanaman dapat memberikan kenyamanan psikologis bagi astronot yang menjalani isolasi panjang di ruang sempit.

“Tanaman dapat membantu meredakan stres dan menjaga kewaspadaan. Di ruang angkasa, kesalahan sekecil apapun bisa berakibat fatal,” kata Del Bianco.

Potensi Besar untuk Bumi

Teknologi padi mini tak hanya berguna bagi astronot. Tanaman super-ringkas ini juga menjanjikan solusi pangan untuk wilayah-wilayah ekstrem seperti gurun, kutub, hingga kota-kota padat dengan ruang tanam terbatas.

“Kalau tanaman bisa bertahan di luar angkasa, maka ia juga bisa bertahan di tempat-tempat sulit di Bumi,” jelasnya.

Proyek Moon-Rice dipresentasikan dalam Konferensi Tahunan Society for Experimental Biology di Antwerp, Belgia, pada 9 Juli 2025. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Moon Rice Pertanian Luar Angkasa Padi Mini Astronot Space Farming

Terkini | Kamis, 06/08/2026 21:13 WIB

Olahraga

Barcola Pilih Liverpool Ketimbang Arsenal jika Dilepas PSG

Olahraga

Spurs Dapat Tawaran Rekrut Folarin Balogun dari AS Monaco

News

Setjen DPR Dorong Digitalisasi Pengadaan BMN, Targetkan Tata Kelola Optimal

News

KPK Bidik PT SGP dan Anak Usaha Telkom Terkait Korupsi Digitalisasi SPBU

News

Komisi III DPR Desak Polisi Usut Jaringan Pemasok Senjata di Pondok Pinang

News

Awali Safari Sulteng, Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah PWNU

News

DPR Soroti Minimnya Kesiapan Pemerintah Hadapi Ancaman Karhutla

News

Sidang Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Digelar Pekan Depan

News

Kepala Daerah Diminta Tunjuk Pejabat Khusus Kawal Rehabilitasi Pascabencana

News

Baleg DPR: Investor dan Penambang Wajib Kantongi Izin Masyarakat Adat

News

KPK Panggil Anggota DPRD Kaltim Sarkowi terkait Kasus Rita Widyasari

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Minum Air Saat Makan Cenderung Makan Lebih Banyak

Gaya Hidup

Super El Nino Berpotensi Picu Perubahan Iklim Permanen: Kita Perlu Waspada

News

Dugaan Pelecehan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes Harus Diusut Tuntas

News

Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777