https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Danantara dan BP BUMN Perkuat Sinergi Distribusi Subsidi via KDKMP

Eko Budhiarto | Selasa, 27/10/2026 13:29 WIB



Penyaluran barang bersubsidi nantinya akan dipusatkan melalui jaringan KDKMP. Ilustrasi kantor Danantara Indonesia. (Foto: Net)

Jakarta, Jurnas.com - Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara terus memperkuat sinergi antar-BUMN untuk mendukung pelaksanaan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah strategis ini difokuskan pada perluasan akses masyarakat desa dan kelurahan terhadap kebutuhan pokok serta barang-barang bersubsidi.

Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa penunjukan koperasi ini berpedoman pada visi Presiden. Penyaluran barang bersubsidi nantinya akan dipusatkan melalui jaringan KDKMP agar pencatatan data masyarakat penerima subsidi menjadi lebih terintegrasi.

"Visi Presiden itu sentral distribusi untuk setiap yang namanya bersubsidi itu lewat Kopdes. Artinya, data itu akan ada di Kopdes itu nanti," kata Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi di Denpasar, Bali.

Baca juga :
Danantara Resmi Buka DTIIF 2026, Dorong Transformasi Teknologi Industri

Guna memastikan ketersediaan barang dan kelancaran armada distribusi, sinergi ini melibat jaringan BUMN strategis seperti PT Pertamina Patra Niaga dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC). Kolaborasi ini mendorong penyaluran komoditas vital—mulai dari LPG, minyak goreng MinyaKita, hingga pupuk—secara berkelanjutan sesuai kebutuhan lokal.

Dony juga telah menggelar rapat koordinasi bersama jajaran direksi Pertamina Patra Niaga dan PIHC untuk mengawal kelancaran pasokan di lapangan.

Baca juga :
Danantara Utamakan Pembenahan Garuda Sebelum Merger Maskapai

"Kita suplai karena dampaknya untuk masyarakat benar-benar langsung. Jadi manfaat koperasinya benar-benar nyata. Jadi sudah berjalan terus," ujar Dony.

Pada tahap implementasi, penyaluran pupuk mencatatkan volume pesanan rata-rata 4 hingga 5 ton per koperasi. Sementara itu, distribusi LPG dipasok secara fleksibel menyesuaikan tingkat kebutuhan tiap wilayah agar pasokan tetap terjaga dan mudah diakses warga.

Baca juga :
Transformasi BUMN Dorong Laba Gabungan Naik Jadi Rp214,9 Triliun

Melalui sinergi berkelanjutan ini, BP BUMN dan Danantara optimistis KDKMP tidak hanya menjadi saluran distribusi barang bersubsidi yang tepat sasaran, tetapi juga tumbuh sebagai penggerak utama perekonomian serta pemerataan manfaat pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Danantara Indonesia Dony Oskaria Koperasi Desa