Ilustrasi oli garda untuk menggerakkan roda motor (Foto: Daniele Franchi)
Jakarta, Jurnas.com - Selain oli mesin, oli gardan atau pelumas transmisi memegang peranan krusial dalam menjaga kelancaran putaran gir rasio pada motor matik.
Namun, komponen pelumas ini kerap luput dari perhatian pengendara karena letaknya yang tertutup serta memiliki interval usia pakai yang lebih panjang.
Lantas, apa saja tanda yang menunjukkan oli gardan motor matik sudah wajib diganti?
Gejala paling umum dari penurunan fungsi oli gardan dapat dirasakan langsung dari suara dan kenyamanan berkendara. Tanda awal yang paling mudah dikenali adalah munculnya suara dengung atau gesekan kasar dari area boks CVT belakang saat motor mulai berakselerasi.
Kondisi tersebut terjadi karena daya lumas oli sudah menurun atau volumenya berkurang, sehingga komponen gir transmisi saling bergesekan tanpa perlindungan lapisan film yang memadai.
Selain suara bising, pengendara juga patut waspada apabila bodi motor terasa bergetar tidak wajar, khususnya saat melaju di jalan menurun atau ketika melepas tuas gas.
Indikator visual juga bisa dilihat langsung saat baut pembuangan dibuka; oli gardan yang sudah tidak layak pakai akan berubah warna menjadi hitam pekat, atau keruh keputihan jika sudah terkontaminasi air.
Pengguna motor matik disarankan untuk melakukan penggantian pelumas gardan secara berkala setiap dua kali periode ganti oli mesin, atau setiap kelipatan 6.000 hingga 8.000 kilometer.
Jum'at, 09/10/2026 16:23 WIB
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB