Ilustrasi mencuci kaca mobil (Foto: Amir Hossein Bakhtiari/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Kaca depan mobil memegang peran vital dalam menunjang visibilitas dan keselamatan pengemudi di jalan raya, terutama saat berkendara di malam hari atau di bawah guyuran hujan.
Sayangnya, kaca mobil sering kali dihinggapi bercak putih atau jamur (water spot) yang membuat pandangan menjadi buram dan silau ketika terkena sorotan lampu kendaraan lain.
Menurut sejumlah sumber yang dikutip Jurnas.com, kunci pencegahan jamur berada pada kedisiplinan pemilik mobil dalam mengeringkan sisa air. Air hujan atau sisa air cuci mobil yang dibiarkan mengering dengan sendirinya di bawah terik matahari dapat memicu keberadaan jamur.
Disarankan agar pemilik mobil untuk selalu membilas kaca dengan air bersih dan segera menyekanya menggunakan lap mikrofiber bersih setelah mobil kehujanan.
Selain kebersihan kaca, kondisi karet bilah penyeka (wiper) juga tidak boleh luput dari perhatian berkala.
Karet wiper yang sudah getas atau menyimpan butiran debu kasar berpotensi menggores permukaan kaca, sekaligus memicu pengendapan air di area baret halus tersebut.
Sebagai langkah perlindungan ekstra, pengguna mobil juga dapat mengaplikasikan cairan pelapis kaca (rain repellent) untuk menciptakan efek daun talas sehingga air tidak mudah mengendap.
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB